Diduga Curi Barang Tetangga, Seorang Pemuda di Dasan Agung Ditangkap Polisi

Senin, 18 Maret 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM (ceraken.id)- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Mataram, mengamankan terduga pelaku pencurian pemberatan (curat) berinisial Z (23), Sabtu (16/3) sekitar pukul 18.30 wita di rumahnya di Dasan Agung. “Pelaku kita tangkap kurang dari 2 X 24 jam setelah menerima laporan dari korban yang nota bene merupakan tetangganya sendiri,” kata kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama, kemarin.

Yogi meyakinkan, penangkapan terhadap pelaku dilakukan setelah menerima Laporan Polisi Nomor: LP/ B/ 67/ III/ 2024/SPKT/Polresta Mataram/Polda NTB dengan korban BLR (48). Didalam laporan tersebut, korban mengaku kehilangan 2 hp dan satu laptop. “Jadi, terduga pelaku ini sudah 3 kalo mencuri di rumah korban namun korban mencabut laporannya dan sekarang berulah kembali,” ucapnya

Baca Juga :  Program MBG SAKTI

Yogi menjelaskan kronologis kejadian pencurian tersebut terjadi, Jumat, 15 Maret 2024 sekitar pukul 02.00 wita. Berdasarkan informasi tersebut Tim Resmob Polresta Mataram melakukan penyelidikan dan pengembangan. “Pelaku kita tangkap bersama barang bukti yang bertempat di rumahnya tanpa ada perlawanan,” sebutnya.

Baca Juga :  SATUPENA Sulsel Perkaya Literasi, Hibahkan 50 Judul Buku untuk SMA Muhammadiyah Malino

Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolresta Mataram untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pelaku juga terancam disangkakan dengan pasal Pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. “Pelaku sudah kita amankan untuk kita lakukan penyidikan dan pemeriksaan lebih lanjut,” tukasnya***

Sumber Berita: Berbagai Sumber

Berita Terkait

SATUPENA Sulsel Perkaya Literasi, Hibahkan 50 Judul Buku untuk SMA Muhammadiyah Malino
Program MBG SAKTI
Dari Mataram, Menyusun Fragmen Masa Depan Teater Indonesia
Amtenar dan “Riddim In The Air”: Ketika Reggae Lombok Kembali Berbicara dengan Bahasa Jamaika
Nada Kebaikan di Pulau Seribu Harapan
Mengukur Dampak, Bukan Sekadar Anggaran: Arah Baru Birokrasi NTB dalam Menekan Kemiskinan Ekstrem
Humanity Itu Utopia: Refleksi Wing Sentot tentang AI dan Musik
Membaca Data BPS NTB 2025: Pertumbuhan Tinggi, Tantangan Inklusivitas

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:34

SATUPENA Sulsel Perkaya Literasi, Hibahkan 50 Judul Buku untuk SMA Muhammadiyah Malino

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:08

Program MBG SAKTI

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:50

Dari Mataram, Menyusun Fragmen Masa Depan Teater Indonesia

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:48

Amtenar dan “Riddim In The Air”: Ketika Reggae Lombok Kembali Berbicara dengan Bahasa Jamaika

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:47

Nada Kebaikan di Pulau Seribu Harapan

Berita Terbaru

Ia menjadi pengingat bahwa kebudayaan akan tetap hidup (foto: aks / ceraken.id)

BUDAYA

Menjaga Musik Tradisi NTB agar Tak Tinggal Nama

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:26