Dishub Berikan STNKTB Bagi Kusir Cidomo Beroperasi di Mataram

- Pewarta

Rabu, 24 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Cidomo, alat transportasi tradisional lokal di Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat, sedang menunggu penumpang di Pasar Kebon Roek Kota Mataram. (ANTARA/Nirkomala)

Ilustrasi: Cidomo, alat transportasi tradisional lokal di Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat, sedang menunggu penumpang di Pasar Kebon Roek Kota Mataram. (ANTARA/Nirkomala)

MATARAM (ceraken.id) – Dinas Perhubungan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, akan memberikan STNKTB (Surat Tanda Nomor Kendaraan Tidak Bermotor) kepada kusir cidomo yang beroperasi di kota itu sebagai bagian pendataan untuk memudahkan pembinaan ke depan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram Zulkarwin di Mataram, Rabu, mengatakan STNKTB ini dimaksudkan guna memberikan kenyamanan dan kepastian masih ada ruang bagi mereka untuk beraktivitas di Kota Mataram.

“Tentu dengan mengikuti aturan dan regulasi operasional yang kita tetapkan,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti tetap menggunakan kantong kotoran kuda, menggunakan bel atau klakson agar aktivitas cidomo bisa lancar aman dan Kota Mataram bisa tetap bersih dari kotoran kuda.

Baca Juga :  Polsek Praya Barat Daya Berikan Bantuan Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis kepada Lansia di Desa Pandan Tinggang

Ia mengatakan, STNKTB tersebut akan diberikan juga kepada para kusir cidomo yang berasal dari luar Kota Mataram, sebab berdasarkan evaluasi dari 100 lebih cidomo yang beraktivitas di Kota Mataram sebagian besar berasal dari luar kota yakni Kabupaten Lombok Barat.

Setiap hari sebagian besar para kusir ini rata-rata beraktivitas di pasar-pasar tradisional seperti di Kebon Roek, ACC, Pagesangan, Cakranegara, Sindu, dan Pasar Mandalika.

“Jadi yang kita lihat lokus kusir beroperasi, bukan asal tempat tinggal. Artinya, selama mereka beraktivitas di Mataram harus ikut aturan yang ada,” katanya.

Selain itu, para kusir juga akan diberikan pembinaan dan bantuan fasilitas pendukung seperti kantong kotoran kuda dan lonceng cidomo sebagai klakson.

Baca Juga :  Polsek Praya Barat Daya Berikan Bantuan Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis kepada Lansia di Desa Pandan Tinggang

“Bantuan perlengkapan cidomo itu akan kita berikan dalam waktu dekat ini,” katanya.

Lebih jauh Zulkarwin mengatakan, pemberian kantong kotoran kuda ini sebagai bagian untuk mendukung program pengolahan kotoran kuda menjadi biogas.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk lokasi pengumpulan kotoran kuda agar memudahkan petugas kebersihannya. Sedangkan pengelolaannya, sepenuhnya menjadi ranah DLH,” katanya.

Pengolahan kotoran kuda menjadi biogas ini menjadi salah satu solusi penanganan kotoran kuda yang selama ini menjadi masalah karena mengganggu keindahan ruas jalan di kota ini.

“Sementara untuk menghapus cidomo, tidak mungkin kita lakukan sebab itu menjadi ladang mata pencarian warga dan alat transportasi tradisional yang perlu dilestarikan,” katanya***

Sumber Berita : Antara

Berita Terkait

Polsek Praya Barat Daya Berikan Bantuan Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis kepada Lansia di Desa Pandan Tinggang
Aktivis Lotim Bersama Para Sopir Dum Truk Hearing dengan Pj Bupati
Selama Panen Raya, MRMP Sumbawa Beroperasi 24 Jam
Puncak Hardiknas, Pj Gubernur NTB Serahkan Penghargaan AiSO di Sembalun
Pangdam IX/Udayana Panen Raya Jagung dan Deklarasi Patriot Pangan di Lombok Timur
Expo Gallery Dekranasda Kota Mataram Pamerkan Karya Lokal
Desa Batu Nampar Selatan Dapatkan Program Perpipaan Air Bersih
Mentan Ancam Cabut Izin Distributor Pupuk yang Persulit Petani

Berita Terkait

Minggu, 26 Mei 2024 - 19:45 WITA

Polsek Praya Barat Daya Berikan Bantuan Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis kepada Lansia di Desa Pandan Tinggang

Rabu, 15 Mei 2024 - 00:54 WITA

Aktivis Lotim Bersama Para Sopir Dum Truk Hearing dengan Pj Bupati

Senin, 6 Mei 2024 - 23:27 WITA

Selama Panen Raya, MRMP Sumbawa Beroperasi 24 Jam

Minggu, 5 Mei 2024 - 13:01 WITA

Puncak Hardiknas, Pj Gubernur NTB Serahkan Penghargaan AiSO di Sembalun

Minggu, 5 Mei 2024 - 08:41 WITA

Pangdam IX/Udayana Panen Raya Jagung dan Deklarasi Patriot Pangan di Lombok Timur

Jumat, 3 Mei 2024 - 13:55 WITA

Expo Gallery Dekranasda Kota Mataram Pamerkan Karya Lokal

Jumat, 3 Mei 2024 - 13:34 WITA

Desa Batu Nampar Selatan Dapatkan Program Perpipaan Air Bersih

Jumat, 3 Mei 2024 - 13:29 WITA

Mentan Ancam Cabut Izin Distributor Pupuk yang Persulit Petani

Berita Terbaru

SOCIAL & POLITIC

ZulUhel Disebut Pasangan Pemimpin yang Merakyat, Ini Kata Mereka!

Minggu, 9 Jun 2024 - 13:19 WITA

SOSIAL BUDAYA

“Merarik Kodek” Bukan Budaya Sasak Lombok

Selasa, 4 Jun 2024 - 12:49 WITA

Translate »