Gejala Gangguan Skizotipal, Mengapa Sulit Menjalin Interaksi Sosial?

Selasa, 11 Oktober 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CERAKEN.ID- Gangguan skizotipal kondisi kepribadian yang rentan menyebabkan orang dianggap berperilaku aneh. Perilaku dan pola pikirnya dianggap tak biasa oleh orang lain atau berkepribadian eksentrik.

Mengutip publikasi What Is Schizotypal Personality Disorder? dalam Verywell Mind, orang yang gangguan skizotipal cenderung menganggap takhayul atau pikiran paranoia secara sangat serius. Dampak gangguan kepribadian ini berakibat sulit menjalin hubungan dekat di dengan orang lain.

Gejala skizotipal

Ada beberapa gejala yang dapat menunjukkan seseorang mengalami skizotipal, dikutip dari Healthline.

1. Pemikiran atau perilaku yang dianggap aneh
2. Keyakinan yang tidak biasa
3. Ketaknyamanan dalam situasi sosial
4. Kurangnya emosi atau respons emosional
5. Ucapan yang mungkin tidak jelas atau bertele-tele
6. Tidak memiliki teman dekat
7. Kecemasan sosial yang ekstrem
8. Paranoia
9. Cenderung menjalani kehidupan menyendiri

Baca Juga :  SATUPENA Sulsel Perkaya Literasi, Hibahkan 50 Judul Buku untuk SMA Muhammadiyah Malino

Kondisi skizotipal

Kondisi schizotypal personality disorder menampilkan perilaku dan ucapan aneh. Mengutip dari WebMD, skizotipal STPD  seperti kondisi ringan dari skizofrenia, misalnya seperti cara mengekspresikan emosi, memahami realitas, dan berhubungan dengan orang lain.

Baca Juga :  Program MBG SAKTI

Orang skizotipal menganggap dirinya punya kekuatan khusus atau kontrol magis. Misalnya menganggap bisa mengendalikan orang lain, seperti menyuruh berangkat kerja lebih awal, karena akan ada sesuatu yang buruk. Bisa juga sebaliknya, menganggap diri mampu mencegah hal buruk terjadi seperti saran yang dikatakan

Orang yang mengalami gangguan kepribadian skizotipal rentan mengalami tekanan yang intens dalam situasi sosial. Misalnya, sulit menjalin atau mempertahankan hubungan dekat dengan orang lain, karena dianggap aneh ihwal interaksi dan perilaku sosial (007)

.

Berita Terkait

SATUPENA Sulsel Perkaya Literasi, Hibahkan 50 Judul Buku untuk SMA Muhammadiyah Malino
Program MBG SAKTI
Dari Mataram, Menyusun Fragmen Masa Depan Teater Indonesia
Amtenar dan “Riddim In The Air”: Ketika Reggae Lombok Kembali Berbicara dengan Bahasa Jamaika
Nada Kebaikan di Pulau Seribu Harapan
Mengukur Dampak, Bukan Sekadar Anggaran: Arah Baru Birokrasi NTB dalam Menekan Kemiskinan Ekstrem
Humanity Itu Utopia: Refleksi Wing Sentot tentang AI dan Musik
Membaca Data BPS NTB 2025: Pertumbuhan Tinggi, Tantangan Inklusivitas

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:34

SATUPENA Sulsel Perkaya Literasi, Hibahkan 50 Judul Buku untuk SMA Muhammadiyah Malino

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:08

Program MBG SAKTI

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:50

Dari Mataram, Menyusun Fragmen Masa Depan Teater Indonesia

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:48

Amtenar dan “Riddim In The Air”: Ketika Reggae Lombok Kembali Berbicara dengan Bahasa Jamaika

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:47

Nada Kebaikan di Pulau Seribu Harapan

Berita Terbaru

Ia menjadi pengingat bahwa kebudayaan akan tetap hidup (foto: aks / ceraken.id)

BUDAYA

Menjaga Musik Tradisi NTB agar Tak Tinggal Nama

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:26