Ratusan Kerang Siput di Sambelia Raib Digasak Maling

Minggu, 31 Maret 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kerang siput laut yang hilang dari penangkarannya. Foto: Humas Polres Lotim

Kerang siput laut yang hilang dari penangkarannya. Foto: Humas Polres Lotim

LOMBOK TIMUR (ceraken.id)– Sebanyak 768 kerang siput milik salah satu perusahaan tambak udang di Padak Goar, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur dicuri kawanan pencuri. Akibat kejadian ini, pihak perusahaan tambak udang mengalami kerugian mencapai Rp772 juta lebih.

Kasus tersebut telah dilaporkan oleh pemilik perusahaan ke Polsek Sambelia dan saat ini tengah ditangani kepolisian.

Baca Juga :  Program MBG SAKTI

Kapolsek Sambelia melalui Kasi Humas Polres Lombok Timur Iptu Nicolas Osman membenarkan kasus pencurian tersebut. Pihak perusahaan mengetahui ratusan kerang dicuri, ketika pekerja membersihkan kerang siput tersebut di penangkarannya.

“Para pekerja ketika membersihkan kerang siput, terkejut, tak satupun kerang yang dijumpai di dalam keramba apung. Hal itu kemudian dilaporkan pemilik yang kemudian ditindaklanjuti dengan melapor ke kepolisian,” katanya, Minggu (31/3/2024).

Baca Juga :  SATUPENA Sulsel Perkaya Literasi, Hibahkan 50 Judul Buku untuk SMA Muhammadiyah Malino

Atas laporan pihak perusahaan pihak kepolisian langsung mendatangi TKP dan melakukan olah TKP. Kasusnya kini masih dalam proses penyelidikan.

“Kasusnya masih lidik tetap kita lanjutkan untuk mengungkap kasusnya,” tandasnya.***

Penulis : CR - 04

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

SATUPENA Sulsel Perkaya Literasi, Hibahkan 50 Judul Buku untuk SMA Muhammadiyah Malino
Program MBG SAKTI
Dari Mataram, Menyusun Fragmen Masa Depan Teater Indonesia
Amtenar dan “Riddim In The Air”: Ketika Reggae Lombok Kembali Berbicara dengan Bahasa Jamaika
Nada Kebaikan di Pulau Seribu Harapan
Mengukur Dampak, Bukan Sekadar Anggaran: Arah Baru Birokrasi NTB dalam Menekan Kemiskinan Ekstrem
Humanity Itu Utopia: Refleksi Wing Sentot tentang AI dan Musik
Membaca Data BPS NTB 2025: Pertumbuhan Tinggi, Tantangan Inklusivitas

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:34

SATUPENA Sulsel Perkaya Literasi, Hibahkan 50 Judul Buku untuk SMA Muhammadiyah Malino

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:08

Program MBG SAKTI

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:50

Dari Mataram, Menyusun Fragmen Masa Depan Teater Indonesia

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:48

Amtenar dan “Riddim In The Air”: Ketika Reggae Lombok Kembali Berbicara dengan Bahasa Jamaika

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:47

Nada Kebaikan di Pulau Seribu Harapan

Berita Terbaru

Ia menjadi pengingat bahwa kebudayaan akan tetap hidup (foto: aks / ceraken.id)

BUDAYA

Menjaga Musik Tradisi NTB agar Tak Tinggal Nama

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:26