Ustadz Zamroni Husaini: Dai Inspiratif Dibalik Keindahan Taman Surga Rinjani Sembalun

- Pewarta

Kamis, 4 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CERAKEN.ID – Setelah puluhan tahun keliling Negeri Jiran Singapura dan Malaysia, membuat Ustadz Zamroni Husaini berketetapan hati untuk pulang ke Indonesia, membangun kampung halamannya di Lombok Timur Nusa Tenggara Barat. Salah satunya mendirikan wahana wisata syariah bernama Taman Surga Rinjani yang mengusung konsep the place unlimited happiness. Keren!

Mengunjungi Sembalun Lombok Timur sebagai pusat wisata kelas dunia, tak sempurna rasanya bila tak menikmati keindahan Taman Surga Rinjani. Inilah salah satu destinasi wisata alternatif di Sembalun yang belakangan makin populer saja dan kian ramai dikunjungi para wisatawan domestik maupun mancanegara.Namun tahukah anda, siapa dibalik kemolekan dan keindahan Taman Surga Rinjani Sembalun?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dialah ustadz Zamroni Husaini, sang penggagas dan pemilik Taman Surga Rinjani Sembalun.

Sebelumnya, banyak yang tercengang dan tak menduga kalau Taman Surga Rinjani Sembalun adalah milik putra daerah.”Dipikirnya taman ini milik investor luar, ada yang bilang milik Pengusaha China atau Bule dan pengusaha asing lainnya,”kata sang Empunya ustadz Zamroni Husaini, yang dikenal sebagai dai muda dan pengusaha muslim sukses kelahiran Mamben Daya, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur.

Disebutkan, Taman Surga Rinjani Sembalun sejauh ini sangat ramai dikunjungi karena mempunyai sejumlah daya tarik. Tempat wisata ini menawarkan pengalaman baru dalam berwisata. Di sana tersedia beragam fasilitas dan wahana, mulai dari sepeda gantung, perosotan, air terjun, akuarium, 6 jenis ayunan hingga taman bunga dan restoran.

Baca Juga :  Alfamart Gelar Senam Ceria Bersama Lansia: Energi Positif dan Solidaritas Terpupuk

Taman Surga Rinjani juga memiliki beragam spot foto yang unik, seperti karpet aladin, tangan raksasa, kapal Nabi Nuh dan lainnya.”Taman Surga Rinjani kami bangun diatas lahan seluas 50 are dikelilingi perbukitan dan perkebunan serta hamparan sawah yang siap mewarnai keseruan sambil memacu adrenalin para pengunjung. Sepeda gantung dan perosotan inilah yang menjadi objek utama di lokasi wisata taman surga ini, yang siap memberikan sensasi baru berwisata di Sembalun,” jelasnya sebagaimana dikutip CERAKEN.ID dari MATARAMRADIO.COM.

Diungkapkan, pengunjung bisa menikmati keindahan panorama pegunungan Sembalun dan hamparan sawah. Pemandangan indah itu bisa dinikmati sambil minum secangkir kopi dan makanan khas Sembalun.

Taman surga Rinjani juga menghadirkan konsep wisata syariah yang dipadukan dengan kearifan lokal masyarakat Sembalun. Konsep ini lahir dari Sembalun yang menyandang gelar destinasi bulan madu terbaik (World Best Halal Honeymoon Destination) dalam ajang World Halal Tourism Award (WHTA) di Abu Dhabi pada 2016.”Kita mencoba mengembangkan konsep wisata Syariah dan edukasi wisata syariah, kami menggelar pengajian sambil berwisata,”paparnya.

Sebagai informasi, Taman Surga Rinjani berada di Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur. Kawasan wisata ini berada 5 kilometer dari Taman Wisata Pusuk Sembalun dan tiga kilometer dari Rest Area Sembalun pusat Kecamatan wilayah setempat.

Baca Juga :  FGD Mi6 : Isu Politik, Jagung, hingga Krisis Air di Bima Menjelang Pilgub NTB 2024

Taman Surga Rinjani ini beroperasi pada Senin hingga Jumat pukul 09.00-18.00 WITA dan Sabtu hingga Ahad dan hari libur pukul 08.00-20.00 WITA.

Zamroni berencana, di tempat wisatanya tersebut ke depan akan ada tambahan fasilitas penginapan. Taman Surga Rinjani ini juga bakal menjadi tempat wisata religi. Menjadi tempat pengunjung menggali llmu agama, ilmu fiqih juga disediakan yang dikhususkan wisata religi. Menggali agama seperti ilmu fiqih dan ilmu tauhid. Akan disiagakan guru dan program-prorgamnya.“Insya Allah akan kita sediakan program dan guru, serta tambahan fasillitas penginapan serta fasilitas pendukung lainnya,” imbuhnya dan mengaku terharu karena keberadaan destinasi wisata ini telah mengubah banyak hal dan memberi manfaat ekonomi bagi warga sekitar yang berjualan di sepanjang jalan menuju Taman Surga Rinjani Sembalun.”Para pedagang mengaku semua jalan mereka laris setelah adanya obyek wisata ini. Apapun yang mereka jual berkaitan dengan hasil bumi dan makanan atau minuman khas Sembalun dan semua produk ikutannya selalu laku diborong pembeli. Alhamdulillah,”sebut Ustadz Zamroni. (Bersambung)

Berita Terkait

FGD Mi6 : Isu Politik, Jagung, hingga Krisis Air di Bima Menjelang Pilgub NTB 2024
Bang Zul dan Bunda Niken Berbagi Kebahagiaan Wisata Edukasi Bersama 100 Anak Yatim
Alfamart Gelar Senam Ceria Bersama Lansia: Energi Positif dan Solidaritas Terpupuk
Pesan Bang Zul di Momen HUT ke-52: Kita Berupaya untuk Selalu Berlapang Dada
Aruna Senggigi Kembali Raih Penghargaan Tripadvisor Travelers’ Choice 2024
Taat Pajak, Aruna Senggigi Kembali Terima Penghargaan Wajib Pajak Terbaik
Aruna Senggigi Hadiahkan 3 Motor untuk Pelanggan Setia
Eksplorasi Keindahan Persawahan Terasering Bayan

Berita Terkait

Minggu, 2 Juni 2024 - 19:31 WITA

FGD Mi6 : Isu Politik, Jagung, hingga Krisis Air di Bima Menjelang Pilgub NTB 2024

Sabtu, 1 Juni 2024 - 22:19 WITA

Bang Zul dan Bunda Niken Berbagi Kebahagiaan Wisata Edukasi Bersama 100 Anak Yatim

Kamis, 30 Mei 2024 - 18:46 WITA

Alfamart Gelar Senam Ceria Bersama Lansia: Energi Positif dan Solidaritas Terpupuk

Minggu, 19 Mei 2024 - 05:10 WITA

Pesan Bang Zul di Momen HUT ke-52: Kita Berupaya untuk Selalu Berlapang Dada

Jumat, 17 Mei 2024 - 06:49 WITA

Aruna Senggigi Kembali Raih Penghargaan Tripadvisor Travelers’ Choice 2024

Rabu, 8 Mei 2024 - 13:29 WITA

Taat Pajak, Aruna Senggigi Kembali Terima Penghargaan Wajib Pajak Terbaik

Rabu, 8 Mei 2024 - 13:20 WITA

Aruna Senggigi Hadiahkan 3 Motor untuk Pelanggan Setia

Selasa, 30 April 2024 - 21:47 WITA

Eksplorasi Keindahan Persawahan Terasering Bayan

Berita Terbaru

SOCIAL & POLITIC

ZulUhel Disebut Pasangan Pemimpin yang Merakyat, Ini Kata Mereka!

Minggu, 9 Jun 2024 - 13:19 WITA

Translate »