350 Personel Siap Amankan Libur Lebaran Ketupat

Selasa, 16 April 2024 - 22:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Lombok tengah AKBP Iwan Hidayat

Kapolres Lombok tengah AKBP Iwan Hidayat

LOMBOK TENGAH (ceraken.id)– Kepolisian Resor Lombok Tengah menerjunkan sebanyak 350 personel untuk amankan obyek wisata yang ada di Kabupaten Lombok Tengah pada perayaan libur lebaran ketupat.

“350 personel tersebut nantinya akan di backup dengan stakeholder terkait, dari TNI, Dishub, Satpol-PP, dan BKD/BKK untuk melakukan pengamanan di spot-spot yang rawan membludaknya masyarakat yang berkunjung ke daerah-daerah wisata,” ujar Kapolres Loteng AKBP Iwan Hidayat, Selasa (16/4).

Para personel tersebut nantinya akan mengamankan spot-spot wisata yang ada di Kabupaten Lombok Tengah guna mencegah dan mengantisipasi terjadinya kemacetan bahkan aksi kriminalitas yang cenderung terjadi di tempat keramaian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada 58 daerah spot wisata yang akan kita amankan tapi tidak semuanya 58 itu di jaga, ada 30 yang akan dijaga oleh anggota polres Loteng bersama stakeholder terkait, sisanya kita akan handel lewat patroli,” ucapnya.

Iwan menambahkan pihaknya juga akan melaksanakan patroli perairan dan menyiagakan kapal Sat Polair untuk mengantisipasi terjadinya laka laut maupun antisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami sediakan unit kapal patroli cepat sat polair di wilayah pantai awang nantinya siap di gerakan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan,” terangnya.

Iwan berharap peran serta dari masyarakat untuk sama-sama menjaga kamtibmas di wilayah Kabupaten Lombok Tengah selama perayaan libur lebaran ketupat.

“Saya harap peran serta kita semua untuk sama-sama menjaga kamtibmas, agar masyarakat kita di Kabupaten Lombok Tengah dapat menikmati libur lebaran ketupat dengan aman dan lancar,” tutupnya.***

 

 

Berita Terkait

Nusantara Tangguh dan Tafsir Kekuatan dalam “Menghadang Kubilai Khan” AJ Susmana
Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya
Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup
Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner
Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional
Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya
Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika
Kinerja Cemerlang Pj Bupati Lobar Tuai Apresiasi Kemendagri, H. Ilham: Ini Hasil Kolaborasi Bersama

Berita Terkait

Kamis, 27 November 2025 - 18:41 WITA

Nusantara Tangguh dan Tafsir Kekuatan dalam “Menghadang Kubilai Khan” AJ Susmana

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:24 WITA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:19 WITA

Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:05 WITA

Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner

Sabtu, 15 Februari 2025 - 20:47 WITA

Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional

Berita Terbaru

Mr. Red (kiri), Kim Dong Pil (tengah), Lalu Syaukani (kanan), Karya tersebut merupakan hasil pembacaan visual Kim terhadap lanskap persawahan Tetebatu yang ia rekam pada Mei 2025 (Foto: aks)

BUDAYA

Membaca Alam Lombok Lewat Lensa Drone Kim Dong Pil

Sabtu, 7 Feb 2026 - 23:01 WITA

Dari hobi suka mengoleksi kompor portable dan senter, tersirat bahwa ia tak membanggakan benda-benda itu. (Foto: ist)

TOKOH & INSPIRASI

Di Balik Hobi Unik Andi Irawan: Berburu Kompor Portable dan Senter Koleksi

Sabtu, 7 Feb 2026 - 19:35 WITA