Posko Lebaran NTB Sedia Periksa Kesehatan Gratis

Jumat, 5 April 2024 - 20:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Terminal Sumer Payung Sumbawa Besar, Sumbawa, Jumat (5//4/2024)

Suasana Terminal Sumer Payung Sumbawa Besar, Sumbawa, Jumat (5//4/2024)

MATARAM ( ceraken.id)- Pemeriksaan gratis menjadi salah satu pelayanan yang bisa didapat di Posku Terpadu Mudik Lebaran 2024 di Nusa Tenggara Barat. Jumlah Posko yang berdiri dari Polda NTB sebanyak 35 pos. Posko yang terbangun dari kerja sama antarpihak itu ikut berfungsi mengurai kemacetan. Di Mataram, pos berdiri di Mall Epicentrum, Taman Narmada, dan Ampenan.

Pak Adi, salah satu penelepon dari Bima, di Opini Publik dan Klarifikasi RRI Mataram, Jumat (5/4/2024), mengatakan, masih ada pedagang asongan dan pengamen yang naik hingga ke kapal laut. Situasi itu terjadi di Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur. Lebih lagi pada saat puasa seperti ini. Cukup banyak pedagang dan pengaman yang naik.

Adi, juga mengatakan, revitalisasi terminal perlu dilakukan pemerintah di Terminal Dara Bima, dan Sumer Payung Sumbawa. Revitalisasi karena harapan yang sama sudah terwujud di Mataram. Revitalisasi menyisakan Terminal di Pulau Sumbawa. Revitalisasi terminal di Bima disebabkan terminal ini melayani berbagai tujuan. Dengan Tingkat kepadatan penumpang yang signifikan.

Di sesi Klarifikasi, Kepala Terminal Sumer Payung Sumbawa Besar, Sumbawa, Tugirin mengungkapkan, usulan revitalisasi sudah diajukan sejak delapan tahun lalu. Revitalisasi meliputi semua unsur sarana terminal. Berbeda dengan Terminal Mandalika yang sudah lebih dulu mendapat program revitalisasi. Revitalisasi mencakup seluruh fasilitas terminal dan sanitasi.

Menurut Tugirin, Sumer Payung bukan terminal tujuan. Berbeda dengan Terminal Dara di Bima yang merupakan tujuan. Misal, Mataram-Bima. Lonjakan mudik Lebaran sudah terjadi sejak 3 April 2024. Baik untuk armada Angkutan Kota Dalam Provinsi dan Angkutan Kota Antar Provinsi. Di tengah lonjakan ini, penumpang sebaiknya tidak menggunakan perhiasan dan memperhatikan barang bawaan.***

Penulis : CR - 04

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya
Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup
Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner
Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional
Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya
Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika
Kinerja Cemerlang Pj Bupati Lobar Tuai Apresiasi Kemendagri, H. Ilham: Ini Hasil Kolaborasi Bersama
Banjir Hantam  Desa Aikmel Barat Lombok Timur. Ternyata ini Penyebabnya!

Berita Terkait

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:24 WITA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:05 WITA

Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner

Sabtu, 15 Februari 2025 - 20:47 WITA

Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional

Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:40 WITA

Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya

Kamis, 13 Februari 2025 - 20:24 WITA

Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika

Berita Terbaru

Bangunan bersejarah peninggalan Belanda di Taman Suranadi. (Inside Lombok/Yudina)

WARISAN NUSANTARA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Minggu, 16 Feb 2025 - 19:24 WITA