Hadiri Upacara HUT Kota Bima ke-22, Bupati Bima Sampaikan Pesan Penting

Rabu, 17 April 2024 - 18:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri saat menghadiri upacara HUT Kota Bima di Kantor Walikota Bima, Rabu (17/4/2024). (Foto: Humas dan Prokompim Kabupaten Bima)

Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri saat menghadiri upacara HUT Kota Bima di Kantor Walikota Bima, Rabu (17/4/2024). (Foto: Humas dan Prokompim Kabupaten Bima)

BIMA (ceraken.id)- Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri (IDP) menghadiri upacara HUT Kota Bima yang ke-22 hari ini, Rabu (17/4/2024). Mengenakan busana adat rimpu Donggo, Bupati IDP menyampaikan apresiasi da kebahagiaannya untuk Kota Bima.

“Kota Bima telah menorehkan berbagai prestasi dalam usia 22 tahun ini, dan kami berkomitmen untuk terus meningkatkannya,” ungkap Bupati saat berdialog dengan awak media pasca upacara.

Selain itu, Bupati IDP menekankan pentingnya perayaan ini sebagai momentum refleksi atas kemajuan yang telah dicapai oleh Kota Bima selama 22 tahun terakhir.

“Saya bangga kota bima sudah banyak berbenah, dari sisi pembangunan lebih sumber daya manusia, saya berharap hari ini dank e depan dengan bertambahnya usia, Kota bima akan lebih baik lagi. Dirgahayu Kota BIma,” tambah Bupati yang telah menjabat 2 periode tersebut.

Sementara itu, Pj. Walikota Bima, Muhammad Rum menyampaikan harapannya di hadapan para peserta upacara. Mengusung tema “22 Tahun Berkarya, Bangkit Menuju Kota Yang Religius dan Berbudaya”, beliau berharap agar Kota Bima menjadi pusat budaya yang dikenal di seluruh dunia.

“Kami berharap agar seluruh jajaran ASN Pemerintah Kota Bima menjalankan tugas mereka dengan penuh dedikasi, sebagai bentuk ibadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ungkapnya saat memberikan amanat inspektur upacara.

Upacara perayaan HUT Kota Bima ini tidak hanya menjadi momen untuk mengenang sejarah, tetapi juga sebagai panggilan untuk terus berusaha memajukan Kota Bima ke arah yang lebih baik, lebih religius, dan lebih berbudaya.***

 

Berita Terkait

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya
Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup
Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner
Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional
Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya
Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika
Kinerja Cemerlang Pj Bupati Lobar Tuai Apresiasi Kemendagri, H. Ilham: Ini Hasil Kolaborasi Bersama
Banjir Hantam  Desa Aikmel Barat Lombok Timur. Ternyata ini Penyebabnya!

Berita Terkait

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:24 WITA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:05 WITA

Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner

Sabtu, 15 Februari 2025 - 20:47 WITA

Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional

Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:40 WITA

Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya

Kamis, 13 Februari 2025 - 20:24 WITA

Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika

Berita Terbaru

Bangunan bersejarah peninggalan Belanda di Taman Suranadi. (Inside Lombok/Yudina)

WARISAN NUSANTARA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Minggu, 16 Feb 2025 - 19:24 WITA