ASN Kota Bima, Jaga Netralitas Jelang Pilkada 2024

Selasa, 2 April 2024 - 20:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bawaslu Kota Bima, Atina, SH dan Kepala Bakesbangpol Kota Bima, Dr Muhammad Hasyim

Ketua Bawaslu Kota Bima, Atina, SH dan Kepala Bakesbangpol Kota Bima, Dr Muhammad Hasyim

KOTA BIMA (ceraken.id)- Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bima sudah dimulai. Sejumlah figure pun telah muncul di Kota Bima. Terlihat dengan mulai maraknya baliho bakal calon.

Kepala Badan Kesbangpol Kota Bima, Dr Muhammad Hasyim menyampaikan, netralitas ASN adalah harga mati sesuai dengan sumpah janji sebagai aparatur Negara. ASN harus menjadi contoh di tengah masyarakat, dengan tidak berpolitik praktis.

Ditegaskan Hasyim, apapun jenis kontestasi politik, baik Pemilu maupun Pemilihan Wali Kota Bima, maka posisi ASN itu netral. ASN harus membantu penyelenggara, sehingga Pilkada nantinya akan berjalan dengan baik.

“Kami mengimbau agar ASN lingkup Pemkot Bima tetap dapat menjaga netralitasnya,” imbuhnya, Selasa 2 April 2024.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Bima, Atina, SH juga menegaskan, agar ASN tetap menjaga netralitas. Meskipun saat ini belum ada calon Wali Kota yang ditetapkan oleh KPU Kota Bima. Apalagi jika figur yang muncul saat ini dari latar belakang partai politik.

Figur yang muncul saat ini, kata Atina, memang belum tentu nantinya akan menjadi calon resmi. Namun ASN mengampanyekan figur yang berafiliasi ke partai politik, maka akan diproses, melanggar netralitas.

Atina juga menegaskan, saat ini juga masih dalam tahapan Pemilu 2024, karena KPU belum menetapkan hasil Pemilu, sehingga ASN masih dalam pengawasan Bawaslu. Atina juga mengingatkan pimpinan ASN dapat menjadi contoh bagi ASN lainnya, sehingga netralitas tidak hanya menjadi slogan.***9

Penulis : CR - 04

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya
Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup
Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner
Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional
Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya
Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika
Kinerja Cemerlang Pj Bupati Lobar Tuai Apresiasi Kemendagri, H. Ilham: Ini Hasil Kolaborasi Bersama
Banjir Hantam  Desa Aikmel Barat Lombok Timur. Ternyata ini Penyebabnya!

Berita Terkait

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:24 WITA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:05 WITA

Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner

Sabtu, 15 Februari 2025 - 20:47 WITA

Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional

Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:40 WITA

Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya

Kamis, 13 Februari 2025 - 20:24 WITA

Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika

Berita Terbaru

Bangunan bersejarah peninggalan Belanda di Taman Suranadi. (Inside Lombok/Yudina)

WARISAN NUSANTARA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Minggu, 16 Feb 2025 - 19:24 WITA