Bupati Lombok Tengah Disambut Poster Protes saat Safari Ramadhan di Kecamatan Pujut

Sabtu, 16 Maret 2024 - 23:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOK TENGAH(ceraken.id)- Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri hadir dalam kegiatan Safari Ramadhan yang diselenggarakan di SMPN 1 Pujut, Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Jumat (15/3/2024).

Kegiatan awalnya berjalan lancar saat dimulainya kegiatan berupa pembukaan hingga pidato Plt Camat Pujut Lalu Lendek Jayadi.

Namun suasana kemudian tampak hening dan tegang setelah salah seorang pemuda berani bernama Lalu Zulianda Pandi membentangkan sebuah poster.

Poster tersebut berisi aspirasi perbaikan jalan rusak puluhan tahun di Desa Sengkol menuju Pengembur.

Tulisan poster adalah “perbaiki jalan kami: Sengkol – Pengembur. KAMI JUGA LOMBOK TENGAH”.

Lantas kemudian poster tersebut menjadi perhatian ratusan peserta undangan yang hadir.

Atas aksinya tersebut kemudian sejumlah anggota Satpol PP langsung turun tungun mencoba menghentikan aksi pemuda tersebut.

Namun dengan keberaniannya akhirnya Satpol PP harus membiarkan aksinya. Aksinya baru berhenti setelah kemudian mantan Camat Pujut sekaligus Kadis Pariwisata Lombok Tengah Lalu Sungkul yang juga Kadis Pariwisata Lombok Tengah mengambil paksa poster tersebut.

Perwakilan Pemuda Desa Sengkol Lalu Zulianda Pandi saat dikonfirmasi Tribun Lombok menjelaskan, aksi ini dilakukan karena pihaknya telah lelah berkali-kali meminta pemerintah kabupaten untuk memperbaiki jalan tersebut.

Lalu Zulianda mengaku sebenarnya tidak menginginkan adanya aksi seperti ini karena menurutnya Pemkab harus peka dan turun ke lapangan menyelesaikan persoalan ini.

“Aspirasi kami sederhana cuma perbaiki jalan kami. Ada tiga ribu kepala yang melewati jalan tersebut. Apalagi hari ini hujan becek, kita puasa lagi. Dan itu sudah dijanjikan bertahun-tahun tapi sampai saat ini tidak ada realisasi,” beber Lalu Zulianda.

Dikatakannya, pihaknya merasa selama ini tidak dianggap pemkab Lombok Tengah dan bukan bagian dari warga Lombok Tengah.

Menurutnya, dari sekian jalan di Lombok Tengah, jalan Sengkol ke Pengembur ini adalah jalan yang benar-benar harus diprioritaskan.

“Disana ada ibu-ibu sampai melahirkan ditengah jalan karena jeleknya jalan itu. Ibu-ibu guru yang mengajar disekolah kami disana itu sampai jatuh dari motor. Itu tentang pendidikan. Terus apa yang kemudian membuat itu tidak mendesak lagi,” tanya Lalu Zulianda tegas.

Sementara itu, Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri langsung merespon cepat keluhan warga dengan memanggil kepala desa, BPD dan perwakilan pemuda untuk langsung mendiskusikannya diruangannya hari ini.

Ia juga telah memerintahkan dinas PUPR Lombok Tengah untuk segera memberikan solusi atas permasalahan masyarakat Desa Sengkol tersebut.***

Penulis : CR - 04

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita : Tribune Lombok

Berita Terkait

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya
Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup
Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner
Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional
Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya
Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika
Kinerja Cemerlang Pj Bupati Lobar Tuai Apresiasi Kemendagri, H. Ilham: Ini Hasil Kolaborasi Bersama
Banjir Hantam  Desa Aikmel Barat Lombok Timur. Ternyata ini Penyebabnya!

Berita Terkait

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:24 WITA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:05 WITA

Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner

Sabtu, 15 Februari 2025 - 20:47 WITA

Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional

Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:40 WITA

Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya

Kamis, 13 Februari 2025 - 20:24 WITA

Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika

Berita Terbaru

Bangunan bersejarah peninggalan Belanda di Taman Suranadi. (Inside Lombok/Yudina)

WARISAN NUSANTARA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Minggu, 16 Feb 2025 - 19:24 WITA