Bupati Lombok Tengah Klaim Banyak Program Pembangunan Berhasil Meski Dilanda Covid-19

Sabtu, 16 Maret 2024 - 23:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOK TENGAH (ceraken.id) – Safari Ramadhan 2024 bupati Lombok Tengah dan wakilnya merupakan safari terakhir di masa jabatan tahun ini.

Meski Pilkada serentak akan dilaksanakan November 2024, Pathul-Nursiah masih bisa menjalankan roda pemerintahan hingga tahun 2025 sampai dilantiknya pejabat baru.

Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri mengatakan,safari kali ini adalah safari terakhir mereka berdua sebab pada tahun ini yakni November mendatang pemilihan kepala daerah Kabupaten Lombok Tengah akan digelar.

“Ini adalah safari terakhir kami sebab tahun depan sudah ada pejabat baru yang akan melaksanakan kegiatan ini,” kata Pathul, saat menghadiri safari Ramadhan di Batukliang Utara, Kamis (14/3/2024).

Pada kesempatan itu, Pathul Bahri membeberkan keberhasilannya memimpin Lombok Tengah bersama HM Nursiah di tengah pandemi Covid-19.

Kendati dilanda pandemi, tetapi berkat dukungan seluruh masyarakat pembangunan di Kabupaten Lombok Tengah berjalan sesuai dengan visi misinya.

“Persis kami kerja hanya dua tahun optimal, selebihnya banyak dihabiskan penanganan kasus covid dan stunting, tetapi alhamdulillah visi misi kami berjalan sesuai harapan masyarakat,” ungkapnya.

Beberapa program yang diklaim Bupati Lombok Tengah terealisasi sesuai visi misinya adalah pemberian kendaraan dinas kepada kepala dusun, pemberian insentif kepada guru ngaji, kartu sehat Maiq Meres, sekolah kedokteran bagi kaum duafa dan yatim piatu penghafal alquran dan beberapa program lainnya.

Pathul menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Lombok Tengah yang telah mendukung dirinya dan Nursiah dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Lombok Tengah.

“Tanpa dukungan semua pihak maka apa yang menjadi program kerja pemerintah akan sulit bisa terealisasi,” tandasnya.***

Penulis : CR - 04

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita : Tribune Lombok

Berita Terkait

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya
Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup
Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner
Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional
Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya
Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika
Kinerja Cemerlang Pj Bupati Lobar Tuai Apresiasi Kemendagri, H. Ilham: Ini Hasil Kolaborasi Bersama
Banjir Hantam  Desa Aikmel Barat Lombok Timur. Ternyata ini Penyebabnya!

Berita Terkait

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:24 WITA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:05 WITA

Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner

Sabtu, 15 Februari 2025 - 20:47 WITA

Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional

Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:40 WITA

Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya

Kamis, 13 Februari 2025 - 20:24 WITA

Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika

Berita Terbaru

Bangunan bersejarah peninggalan Belanda di Taman Suranadi. (Inside Lombok/Yudina)

WARISAN NUSANTARA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Minggu, 16 Feb 2025 - 19:24 WITA