Bupati Lombok Timur Mendukung Peningkatan Sarana Pendidikan di Desa

Minggu, 25 September 2022 - 18:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CERAKEN.ID- Nusa Tenggara Barat meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) daerah setempat agar lebih memperhatikan sarana maupun prasarana dan membantu pengelolaan sekolah di desa untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

“Kita merehabilitasi gedung sekolah TK yang ada di kota, sementara kita jarang memperhatikan TK yang ada di desa-desa,” kata Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy saat menghadiri acara peresmian TK Negeri Pembina Suralaga, dalam keterangan tertulis di Selong, Ahad.

Ia mengatakan, pendidikan merupakan nilai utama dalam upaya membangun kualitas sumber daya manusia (SDM), tiga aspek penting yang dapat menentukan keberhasilan pendidikan.

Pertama, disebut Bupati adalah sarana dan pra sarana yang memadai. Kedua, adalah mengingatkan agar manajemen sekolah lebih efektif dan efisien, sehingga dapat meningkatkan kinerja sekolah dalam mencapai tujuan pendidikan yang baik.

Ia meminta pihak sekolah, komite, dan guru bekerja sama dengan baik dalam meningkatkan sarana dan prasarana sekolah, karena sebuah sekolah akan diminati jika sekolah, guru dan sarana mendukung.

“Jika guru bagus, kepala sekolah dan komite mendukung, insya Allah semuanya dapat berjalan dengan lancar,” katanya.

Bupati mengatakan, aspek yang ketiga adalah kualitas anak didiknya, sehingga dirinya berharap kepada orang tua untuk lebih memperhatikan anaknya dan memberikan makanan yang bergizi serta para orang tua agar memberikan yang terbaik kepada anak-anaknya

“Mari kita berikan gizi yang baik kepada anak-anak kita. Insya Allah kita akan perbaiki sekolah, tetapi para guru serta orang tua harus kompak menjadikan anak-anak kita ini menjadi cerdas, baik budi pekerti dengan demikian tujuan pendidikan bisa tercapai,” katanya.

Bupati berpesan agar guru ada interaksi dalam proses belajar mengajar. Guru diharapkan dapat memberikan ruang bagi siswa untuk berbicara, karena trik tersebut merupakan cara belajar siswa aktif.

“Itu cara kita untuk menumbuhkan anak-anak yang berani bicara dan diskusi itu disebut belajar merdeka,” katanya. Pada kegiatan yang bertempat di Banjar Manis, Suralaga itu, Bupati Lombok Timur memberikan dana untuk melengkapi sarana pendidikan di sekolah tersebut.****

Berita Terkait

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya
Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup
Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner
Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional
Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya
Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika
Kinerja Cemerlang Pj Bupati Lobar Tuai Apresiasi Kemendagri, H. Ilham: Ini Hasil Kolaborasi Bersama
Banjir Hantam  Desa Aikmel Barat Lombok Timur. Ternyata ini Penyebabnya!

Berita Terkait

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:24 WITA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:05 WITA

Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner

Sabtu, 15 Februari 2025 - 20:47 WITA

Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional

Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:40 WITA

Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya

Kamis, 13 Februari 2025 - 20:24 WITA

Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika

Berita Terbaru

Bangunan bersejarah peninggalan Belanda di Taman Suranadi. (Inside Lombok/Yudina)

WARISAN NUSANTARA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Minggu, 16 Feb 2025 - 19:24 WITA