Cuaca Ekstrem di Lombok Barat, Pohon Tumbang Timpa Asrama Polsek Gerung dan Rumah Warga

Kamis, 14 Maret 2024 - 09:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOK BARAT ( ceraken.id) – Cuaca ekstrem berupa angin kencang mengakibatkan dua pohon tumbang terjadi di Kecamatan Gerung, Lombok Barat, Rabu (13/3/2024). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kedua peristiwa tersebut.

Pohon tumbang pertama terjadi di belakang Asrama Polsek Gerung di Kelurahan Gerung Utara, sekitar pukul 10.50 Wita.

Pohon jenis randu tumbang dan menimpa asrama kosong yang berada di sebelahnya. Atap asrama mengalami kerusakan, namun tidak sampai ambruk.

Anggota Polsek Gerung segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan evakuasi. Kemudian juga petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lombok Barat juga turun untuk membantu memotong dan membersihkan pohon tumbang.

Peristiwa kedua terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Dusun Lemokek, Desa Babussalam, Kecamatan Gerung Lombok Barat, sekitar pukul 13.00 Wita.

Pohon tumbang menimpa kabel listrik, kabel telepon, dan tembok keliling rumah warga. Arus lalu lintas sempat terhambat akibat peristiwa ini.

Bhabinkamtibmas Desa Babussalam dan Piket Penjagaan Polsek Gerung langsung turun tangan ke lokasi kejadian.

Petugas dari BPBD dan DLH Kabupaten Lombok Barat juga dihubungi untuk membantu evakuasi.

Kapolres Lombok Barat, AKBP Bagus Nyoman Gede Junaedi mengatakan, kedua peristiwa pohon tumbang ini telah mendapatkan penanganan dengan baik.

“Tidak ada korban jiwa dalam kedua peristiwa ini. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap cuaca buruk dan pohon-pohon tua yang berpotensi tumbang,” ujar AKBP Bagus Nyoman.

Langkah Pencegahan

Kapolres Lombok Barat mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan langkah-langkah pencegahan. Sebagai langkah dalam meminimalisir ancaman akibat cuaca buruk ini.

“Masyarakat diimbau untuk menginformasikan jika ada pohon-pohon tua yang berpotensi tumbang. Tentunya nantinya kami akan koordinasikan dengan pihak terkait. Untuk melakukan penebangan pohon-pohon yang berbahaya, atau melakukan pemangkasan,” imbuhnya.

Kapolres juga meminta masyarakat untuk lebih waspada bila beraktivitas di luar rumah.

Secara umum, penanganan dua peristiwa pohon tumbang di Gerung telah ditangani dengan sigap oleh Kepolisian, melalui jajaran Polsek Gerung. Serta tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.***

Penulis : CR - 04

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita : Berbagai Sumber

Berita Terkait

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya
Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup
Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner
Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional
Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya
Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika
Kinerja Cemerlang Pj Bupati Lobar Tuai Apresiasi Kemendagri, H. Ilham: Ini Hasil Kolaborasi Bersama
Banjir Hantam  Desa Aikmel Barat Lombok Timur. Ternyata ini Penyebabnya!
Pohon tumbang timpa belakang Asrama Polsek Gerung di Kecamatan Gerung, Lombok Barat, Rabu (13/3/2024).

Berita Terkait

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:24 WITA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:05 WITA

Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner

Sabtu, 15 Februari 2025 - 20:47 WITA

Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional

Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:40 WITA

Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya

Kamis, 13 Februari 2025 - 20:24 WITA

Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika

Berita Terbaru

Bangunan bersejarah peninggalan Belanda di Taman Suranadi. (Inside Lombok/Yudina)

WARISAN NUSANTARA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Minggu, 16 Feb 2025 - 19:24 WITA