Dinas Perdagangan Kota Mataram Pastikan Stok Bahan Pokok Aman hingga Hari Raya Idul Fitri

Sabtu, 16 Maret 2024 - 23:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM(ceraken.id) – Dinas Perdagangan Kota Mataram memastikan kebutuhan bahan pokok aman sampai perayaan Hari Idul Fitri 2024.

Meski harga sejumlah kebutuhan bahan pokok naik, hal ini masih dianggap wajar karena permintaan tinggi selama Ramadhan.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram Uun Pujianto mengatakan, untuk menjaga stabilitas harga pangan, komoditi diminta tidak dikirim ke luar daerah.

Stok barang pokok di Kota Mataram sampai saat ini masih aman sampai Idul Fitri. Apalagi harga beras mulai beranjak turun karena sejumlah daerah mulai memasuki masa panen,” katanya, Jumat (15/3/2024).

Karena itu, dia berharap Pemprov Nusa Tenggara Barat(NTB) mengendalikan pengiriman gabah ke luar daerah, sehingga pasokan di dalam daerah tercukupi.

“Masalahnya kita masih membutuhkan. Petani jangan jual gabah ke luar daerah dulu,” terang Uun.

Untuk sementara, pengendalian harga bahan pokok tetap dilakukan melalui pasar rakyat.

Pasar rakyat digelar di enam kecamatan dengan harga terjangkau, kecuali harga daging dan telur ayam yang mengalami kenaikan.

“Kenaikan seperti ini musiman, semakin banyak kebutuhan masyarakat pasti ada kenaikan,” jelasnya.

Meski stok bahan pokok terpenuhi, pihaknya selalu melakukan pengontrolan dan pengecekan di distributor.

“Masyarakat tidak perlu hawatir, bahan pokok tetap tersedia dan masih aman,” ujarnya.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat tidak perlu panik agar pedagang tidak memainkan harga.

“Warga jangan sampai panik dahulu. Bahan pokok aman dan terkendali di Mataram,” tutupnya.***

Penulis : CR - 04

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita : Antara

Berita Terkait

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya
Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup
Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner
Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional
Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya
Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika
Kinerja Cemerlang Pj Bupati Lobar Tuai Apresiasi Kemendagri, H. Ilham: Ini Hasil Kolaborasi Bersama
Banjir Hantam  Desa Aikmel Barat Lombok Timur. Ternyata ini Penyebabnya!

Berita Terkait

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:24 WITA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:05 WITA

Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner

Sabtu, 15 Februari 2025 - 20:47 WITA

Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional

Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:40 WITA

Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya

Kamis, 13 Februari 2025 - 20:24 WITA

Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika

Berita Terbaru

Bangunan bersejarah peninggalan Belanda di Taman Suranadi. (Inside Lombok/Yudina)

WARISAN NUSANTARA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Minggu, 16 Feb 2025 - 19:24 WITA