Guru Masih Jadi Ujung Tombak Perbaikan Generasi Mendatang

Jumat, 19 April 2024 - 16:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Gubernur NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi (baju putih tengah) saat safari syawal dengan keluarga besar Kantor Cabang Daerah (KCD) Dinas Pendidikan Kabupaten Dompu. (Foto: Biro Adpim)

Penjabat Gubernur NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi (baju putih tengah) saat safari syawal dengan keluarga besar Kantor Cabang Daerah (KCD) Dinas Pendidikan Kabupaten Dompu. (Foto: Biro Adpim)

DOMPU (ceraken.id)- Penjabat Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, menegaskan peran besar guru sebagai ujung tombak dalam mewujudkan generasi yang mandiri, sejahtera, unggul, dan religius (Mashur). Hal ini disampaikannya saat melakukan safari syawal dengan keluarga besar Kantor Cabang Daerah (KCD) Dinas Pendidikan Kabupaten Dompu, Kamis (18/4/2024).

Menurut Pj Gubernur NTB, guru memiliki potensi besar untuk menjadi contoh atau teladan, baik di depan kelas maupun di tengah-tengah masyarakat. Meskipun SMA dan SMK berada di bawah kendali Provinsi dan Pemerintah Pusat, guru-guru di Kabupaten Dompu diminta untuk selalu berkoordinasi dan meminta bimbingan dari Bupati serta Wakil Bupati Dompu.

Penjabat Gubernur NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi (baju putih tengah) saat safari syawal dengan keluarga besar Kantor Cabang Daerah (KCD) Dinas Pendidikan Kabupaten Dompu. (Foto: Biro Adpim)

“Ia mengharapkan bimbingan dan arahan dari Bupati agar mampu mewujudkan generasi Dompu yang mashur di masa-masa yang akan datang,” ujar Pj Gubernur NTB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Lebih lanjut, Pj Gubernur NTB menyampaikan pentingnya melahirkan generasi yang unggul, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga non-akademik. Dengan NTB akan menjadi tuan rumah PON pada tahun 2028, ia berharap banyak atlet dari Dompu yang dapat meraih prestasi emas.

 

“Mudah-mudahan banyak atlet dari Dompu yang akan mendulang emas,” ucapnya dengan penuh harap.

 

Pj Gubernur NTB juga menginginkan agar para guru dan atlet yang telah meraih prestasi medali emas dapat diberikan reward oleh pemerintah Kabupaten Dompu. “Perhatian dalam melahirkan generasi akademik dan non-akademik sangat penting, agar anak-anak kita tidak terjebak pada kegiatan negatif seperti narkoba atau kegiatan destruktif lainnya,” tambahnya.

 

Sementara itu, Pj Gubernur NTB menyampaikan rasa bahagianya bisa hadir memenuhi janji untuk melakukan safari syawal sebagai pengganti safari Ramadhan yang tertunda. Ia juga menyampaikan selamat Hari Raya Idul Fitri serta memohon maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat.

 

Kehadiran Miq Gita di Kabupaten Dompu juga dalam rangka mengikuti peringatan Hari Ulang Tahun ke-209 Kabupaten Dompu, yang sekaligus menjadi momen untuk mengenang letusan Gunung Tambora pada 17 April 1815.

 

“Dalam rentang waktu 209 tahun, Kabupaten Dompu telah bertransformasi dari nol menjadi pahlawan atas segala capaian pembangunan di berbagai sektor,” ungkapnya.***

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Nusantara Tangguh dan Tafsir Kekuatan dalam “Menghadang Kubilai Khan” AJ Susmana
Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya
Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup
Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner
Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional
Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya
Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika
Kinerja Cemerlang Pj Bupati Lobar Tuai Apresiasi Kemendagri, H. Ilham: Ini Hasil Kolaborasi Bersama

Berita Terkait

Kamis, 27 November 2025 - 18:41 WITA

Nusantara Tangguh dan Tafsir Kekuatan dalam “Menghadang Kubilai Khan” AJ Susmana

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:24 WITA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:19 WITA

Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:05 WITA

Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner

Sabtu, 15 Februari 2025 - 20:47 WITA

Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional

Berita Terbaru

Mr. Red (kiri), Kim Dong Pil (tengah), Lalu Syaukani (kanan), Karya tersebut merupakan hasil pembacaan visual Kim terhadap lanskap persawahan Tetebatu yang ia rekam pada Mei 2025 (Foto: aks)

BUDAYA

Membaca Alam Lombok Lewat Lensa Drone Kim Dong Pil

Sabtu, 7 Feb 2026 - 23:01 WITA

Dari hobi suka mengoleksi kompor portable dan senter, tersirat bahwa ia tak membanggakan benda-benda itu. (Foto: ist)

TOKOH & INSPIRASI

Di Balik Hobi Unik Andi Irawan: Berburu Kompor Portable dan Senter Koleksi

Sabtu, 7 Feb 2026 - 19:35 WITA