Haji Nanang Sulaiman, SE Tegaskan Pentingnya 4 Pilar Kebangsaan di Yayasan Pendidikan Darul Islam Samarinda: Ini Penjelasannya!

Kamis, 22 Agustus 2024 - 11:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CERAKEN.ID – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI sekaligus anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Haji Nanang Sulaiman, SE, kembali menegaskan pentingnya 4 Pilar Kebangsaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pada Sabtu, 20 Juli 2024, Haji Nanang menggelar sosialisasi 4 Pilar MPR di Aula Pelita, Yayasan Pendidikan Darul Islam Samarinda, Kalimantan Timur, yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan pengurus yayasan tersebut.

Dalam sosialisasi yang diikuti dengan antusias oleh peserta, Haji Nanang menjelaskan bahwa tugas MPR dalam menyosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, adalah amanah yang diemban dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Undang-Undang MD3 mengamanatkan kepada kami untuk terus menguatkan pemahaman masyarakat terhadap 4 Pilar Kebangsaan. Hal ini sangat penting untuk mencegah munculnya paham-paham radikal dan terorisme yang dapat mengancam keutuhan bangsa,” ujar Haji Nanang dalam paparan utamanya.

Konteks Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

Lebih lanjut, Haji Nanang menyoroti tantangan besar yang dihadapi bangsa Indonesia, terutama lemahnya penghayatan~ dan pengamalan nilai-nilai kebangsaan di kalangan masyarakat.

Ia menekankan bahwa pemahaman yang sempit dan keliru tentang agama masih menjadi ancaman serius yang dapat memecah belah bangsa. “Pancasila sebagai dasar negara, harus kita jaga bersama sebagai perekat utama yang menyatukan kita semua di tengah keragaman,” tegasnya.

Baca Juga :  TAG NTB: Mesin Percepatan di Balik Kerja Pembangunan Daerah

Haji Nanang juga menekankan pentingnya kegiatan sosialisasi seperti ini untuk memperkuat wawasan kebangsaan di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda yang rentan terpengaruh oleh berbagai paham negatif.

“Generasi muda adalah tulang punggung bangsa. Mereka harus memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat, agar kelak bisa menjadi pemimpin yang bijak dan mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” tambahnya.

Partisipasi Masyarakat dan Dialog Interaktif

Dalam sesi dialog interaktif yang merupakan bagian dari sosialisasi ini, berbagai elemen masyarakat yang hadir menyampaikan pandangan dan masukan mereka terkait implementasi 4 Pilar Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Haji Nanang merespons dengan menjelaskan bahwa umpan balik dari masyarakat sangat penting untuk terus menyempurnakan upaya sosialisasi yang dilakukan MPR.

“Dialog seperti ini adalah sarana penting untuk mengetahui sejauh mana masyarakat memahami dan mengamalkan 4 Pilar Kebangsaan. Kami sangat mengapresiasi partisipasi aktif dari peserta, dan kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas sosialisasi ini,” kata Haji Nanang.

Di akhir acara, Haji Nanang Sulaiman, SE mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya memahami, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam 4 Pilar Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki tanggung jawab untuk menjaga keutuhan dan persatuan bangsa dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.

Baca Juga :  Sukarare: Menenun Identitas di Jantung Pariwisata Lombok

Komitmen Haji Nanang dalam Mengedukasi Masyarakat

Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Yayasan Pendidikan Darul Islam ini merupakan bagian dari komitmen Haji Nanang Sulaiman untuk terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya 4 Pilar Kebangsaan.

Dalam berbagai kesempatan, Haji Nanang selalu menekankan bahwa pendidikan kebangsaan harus terus diperkuat, terutama di kalangan generasi muda, agar mereka tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami dan menghayati 4 Pilar Kebangsaan. Kami akan terus melanjutkan upaya ini di berbagai daerah, karena kesadaran kebangsaan adalah kunci untuk menjaga keutuhan NKRI,” pungkasnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan komitmen bersama dari semua peserta untuk menjadi agen perubahan positif yang senantiasa mengedepankan nilai-nilai kebangsaan dalam setiap tindakan mereka.

 Biografi Singkat Haji Nanang Sulaiman, SE

Haji Nanang Sulaiman, SE, adalah seorang politisi Indonesia yang saat ini menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI sekaligus anggota MPR RI.

Lahir dan besar di Kalimantan Timur, Haji Nanang telah lama berkarir di dunia politik dengan fokus utama pada penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

Selain aktif di dunia politik, Haji Nanang juga dikenal sebagai tokoh masyarakat yang selalu peduli terhadap pendidikan dan pembangunan di daerah asalnya.

Keterlibatannya dalam berbagai kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan menunjukkan komitmen kuatnya dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.***

Penulis : CR-02

Editor : Editor Ceraken

Berita Terkait

Membaca Data BPS NTB 2025: Pertumbuhan Tinggi, Tantangan Inklusivitas
TAG NTB: Mesin Percepatan di Balik Kerja Pembangunan Daerah
Sukarare: Menenun Identitas di Jantung Pariwisata Lombok
Menakar Kedaulatan Pangan dari Kandang dan Kampus
Pengabdian yang Dihidupi: Kongso Sukoco, Teater, dan Etika Kesetiaan
Lalu Anis Mujahid Akbar Terima “Pinangan” Peserta Muswil, Siap Pimpin Dekopinwil NTB
Laporan Muswil Dekopinwil NTB 2025: LPJ Diterima Aklamasi, Sinergi dengan Pemerintah Jadi Penegas Arah Baru
Gubernur NTB Buka Muswil Dekopin 2025: “Akhirnya Dekopin Ada Juga”

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:10 WITA

Membaca Data BPS NTB 2025: Pertumbuhan Tinggi, Tantangan Inklusivitas

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:05 WITA

TAG NTB: Mesin Percepatan di Balik Kerja Pembangunan Daerah

Minggu, 1 Februari 2026 - 15:15 WITA

Sukarare: Menenun Identitas di Jantung Pariwisata Lombok

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:15 WITA

Menakar Kedaulatan Pangan dari Kandang dan Kampus

Minggu, 14 Desember 2025 - 20:48 WITA

Pengabdian yang Dihidupi: Kongso Sukoco, Teater, dan Etika Kesetiaan

Berita Terbaru

Mr. Red (kiri), Kim Dong Pil (tengah), Lalu Syaukani (kanan), Karya tersebut merupakan hasil pembacaan visual Kim terhadap lanskap persawahan Tetebatu yang ia rekam pada Mei 2025 (Foto: aks)

BUDAYA

Membaca Alam Lombok Lewat Lensa Drone Kim Dong Pil

Sabtu, 7 Feb 2026 - 23:01 WITA

Dari hobi suka mengoleksi kompor portable dan senter, tersirat bahwa ia tak membanggakan benda-benda itu. (Foto: ist)

TOKOH & INSPIRASI

Di Balik Hobi Unik Andi Irawan: Berburu Kompor Portable dan Senter Koleksi

Sabtu, 7 Feb 2026 - 19:35 WITA