Ini Profil Shen Yin Hao, Wasit yang Dianggap Rugikan Indonesia Saat Dikalahkan Uzbekistan

Selasa, 30 April 2024 - 08:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ini Profil Shen Yin Hao, Wasit yang Dianggap Rugikan Indonesia Saat Dikalahkan Uzbekistan

Ini Profil Shen Yin Hao, Wasit yang Dianggap Rugikan Indonesia Saat Dikalahkan Uzbekistan

JAKARTA (ceraken.id)- Indonesia dirugikan oleh keputusan kontroversial wasit Shen Yin Hao. Wasit asal Tiongkok ini memimpin jalannya pertandingan semifinal Piala Asia U-23 antara Indonesia vs Uzbekistan di Stadion Abdullah bin Khalifa Doha, Qatar, Senin (24/4/2024).

Shen Yin Hao adalah wasit berlisensi FIFA dari Federasi Sepak Bola Tiongkok. Shen aktif sebagai wasit internasional sejak 2018. Dari berbagai sumber, Shen Yin Hao telah memimpin tujuh pertandingan di berbagai kompetisi hingga sekarang

Selama karier sebagai wasit internasional, Shen Yin Hao dikenal dengan pengambilan keputusan yang tegas di lapangan, meski kadang dianggap kontroversial.

Ia memimpin laga ketika Thailand U-23 kalah 0-5 dari Arab Saudi. Ia mengeluarkan empat kartu kuning.

Shen Yin Hao juga pernah memimpin pertandingan antara Timnas Indonesia U-22 melawan Kamboja di SEA Games 2023. Shen Yin Hao menunjuk titik penalti setelah Muhammad Ferarri dinilai melanggar pemain Kamboja. Namun, dalam tayangan ulang, pelanggaran tersebut terjadi di luar kotak penalti, tetapi pemain Kamboja terjatuh di dalamnya,

Saat memimpin laga Indonesia vs Uzbekistan, Shen Yin Hao dibantu ofisial lain, yaitu Guo Jingtao dan Luo Zheng sebagai asisten wasit, serta Mooud Bonyadifard sebagai wasit keempat. Wasit VAR dipegang Sivakorn Pu-Udom dan Hanna Hattab.

Dalam laga Indonesia vs Uzbekistan, wasit Shin Yin Hao dianggap melakukan keputusan yang dinilai kontroversial. Keputusan itu, antara lain menganulir gol Muhammad Ferarri yang memanfaatkan kemelut di depan gawang Uzbekistan. Shen Yin Hao menganggap Ramadhan Sananta lebih dulu berdiri dalam posisi offside.

Shen Yin Hao juga tidak memberi penalti seusai Witan Sulaeman dijatuhkan di kotak terlarang. Pelatih Shin Tae-yong juga diberi kartu kuning***

 

Berita Terkait

Jaga Budaya Bali, Wayan Koster Ganti Desa Wisata Jadi Desa Budaya
Made in Bali Siap Suguhkan Romansa dan Budaya Pulau Dewata di Layar Lebar
Beginilah Cara Kampanye Anti Merarik Kodek Ala Mahasiswa KKN Unram PMD Desa Wajageseng Lombok Tengah!
Pembukaan Lomba Badminton Meriahkan HUT ke-73 Yayasan Maraqitta’limat
DPW PPP NTB gelar Sholawatan dalam rangka Harlah ke 52
DPC PDIP Lombok Timur Bakal Lawan ‘Antek-Antek’ yang Ganggu Kewibawaan Partai
LSM se-Lombok Barat Kompak Deklarasikan Pilkada Damai Usai Penetapan Paslon Pemenang
Pengamat Sebut AQUR Penantang Berani yang Siap Mengubah Sejarah Kota Mataram

Berita Terkait

Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:59 WITA

Jaga Budaya Bali, Wayan Koster Ganti Desa Wisata Jadi Desa Budaya

Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:54 WITA

Made in Bali Siap Suguhkan Romansa dan Budaya Pulau Dewata di Layar Lebar

Jumat, 31 Januari 2025 - 08:37 WITA

Beginilah Cara Kampanye Anti Merarik Kodek Ala Mahasiswa KKN Unram PMD Desa Wajageseng Lombok Tengah!

Kamis, 16 Januari 2025 - 04:29 WITA

Pembukaan Lomba Badminton Meriahkan HUT ke-73 Yayasan Maraqitta’limat

Minggu, 5 Januari 2025 - 23:46 WITA

DPW PPP NTB gelar Sholawatan dalam rangka Harlah ke 52

Berita Terbaru

Bangunan bersejarah peninggalan Belanda di Taman Suranadi. (Inside Lombok/Yudina)

WARISAN NUSANTARA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Minggu, 16 Feb 2025 - 19:24 WITA