Kamtibmas Stabil, Kegiatan Ramadan dan Lebaran Berjalan Lancar

Senin, 1 April 2024 - 13:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua II DPRD NTB, Haji Muzihir.

Wakil Ketua II DPRD NTB, Haji Muzihir.

MATARAM (ceraken.id)-Pimpinan DPRD NTB, Haji Muzihir, mengajak seluruh komponen masyarakat di wilayah ini untuk bersatu dalam menjaga kondusifitas daerah. Kepala Daerah itu menekankan pentingnya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) demi kelancaran segala aktivitas yang berlangsung sepanjang bulan suci Ramadan hingga perayaan Lebaran Idul Fitri 1445H/2024M.

Wakil Ketua II DPRD NTB, Haji Muzihir, menegaskan bahwa kolaborasi antara semua pihak adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas kamtibmas.

“Saya, selaku pimpinan DPRD NTB, menghimbau seluruh aparatur pemerintahan mulai dari tingkat provinsi hingga kelurahan dan desa untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif,” ujarnya pada hari Senin (1/4/2024).

Muzihir menjelaskan bahwa gangguan terhadap kamtibmas harus ditekan semaksimal mungkin. Upaya pencegahan tersebut bertujuan untuk meminimalkan potensi kerawanan yang dapat menimbulkan gangguan keamanan di masyarakat.

“Dalam upaya menjaga kamtibmas, kami melakukan kolaborasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda. Langkah-langkah ini diambil untuk menanggapi secara cepat segala permasalahan yang mungkin muncul,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ketua DPW PPP NTB ini menyampaikan bahwa berbagai masalah yang muncul di wilayahnya menjadi tanggung jawab bersama, terutama mengingat NTB merupakan destinasi wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun internasional.

“Oleh karena itu, potensi ancaman harus diantisipasi jauh-jauh hari dengan melakukan pemetaan menyeluruh. Hal ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan, keamanan, dan ketertiban masyarakat terjaga dengan baik,” tambahnya.

Dengan adanya kolaborasi yang kuat antara pemerintah, tokoh agama, masyarakat, dan pemuda, diharapkan NTB dapat menjaga stabilitas kamtibmas dengan baik sehingga seluruh rangkaian kegiatan Ramadan dan Lebaran dapat berjalan lancar dan aman bagi seluruh masyarakat.

mengajak seluruh komponen masyarakat di wilayah ini untuk bersatu dalam menjaga kondusifitas daerah. Kepala Daerah itu menekankan pentingnya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) demi kelancaran segala aktivitas yang berlangsung sepanjang bulan suci Ramadan hingga perayaan Lebaran Idul Fitri 1445H/2024M.

Wakil Ketua II DPRD NTB, Haji Muzihir, menegaskan bahwa kolaborasi antara semua pihak adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas kamtibmas.

“Saya, selaku pimpinan DPRD NTB, menghimbau seluruh aparatur pemerintahan mulai dari tingkat provinsi hingga kelurahan dan desa untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif,” ujarnya pada hari Senin (1/4/2024).

Muzihir menjelaskan bahwa gangguan terhadap kamtibmas harus ditekan semaksimal mungkin. Upaya pencegahan tersebut bertujuan untuk meminimalkan potensi kerawanan yang dapat menimbulkan gangguan keamanan di masyarakat.

“Dalam upaya menjaga kamtibmas, kami melakukan kolaborasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda. Langkah-langkah ini diambil untuk menanggapi secara cepat segala permasalahan yang mungkin muncul,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ketua DPW PPP NTB ini menyampaikan bahwa berbagai masalah yang muncul di wilayahnya menjadi tanggung jawab bersama, terutama mengingat NTB merupakan destinasi wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun internasional.

“Oleh karena itu, potensi ancaman harus diantisipasi jauh-jauh hari dengan melakukan pemetaan menyeluruh. Hal ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan, keamanan, dan ketertiban masyarakat terjaga dengan baik,” tambahnya.

Dengan adanya kolaborasi yang kuat antara pemerintah, tokoh agama, masyarakat, dan pemuda, diharapkan NTB dapat menjaga stabilitas kamtibmas dengan baik sehingga seluruh rangkaian kegiatan Ramadan dan Lebaran dapat berjalan lancar dan aman bagi seluruh masyarakat.***

Penulis : CR - 04

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya
Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup
Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner
Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional
Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya
Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika
Kinerja Cemerlang Pj Bupati Lobar Tuai Apresiasi Kemendagri, H. Ilham: Ini Hasil Kolaborasi Bersama
Banjir Hantam  Desa Aikmel Barat Lombok Timur. Ternyata ini Penyebabnya!

Berita Terkait

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:24 WITA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:05 WITA

Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner

Sabtu, 15 Februari 2025 - 20:47 WITA

Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional

Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:40 WITA

Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya

Kamis, 13 Februari 2025 - 20:24 WITA

Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika

Berita Terbaru

Bangunan bersejarah peninggalan Belanda di Taman Suranadi. (Inside Lombok/Yudina)

WARISAN NUSANTARA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Minggu, 16 Feb 2025 - 19:24 WITA