Kemenag Mataram Prioritaskan Layanan Bagi Jemaah Calon Haji Lansia

Minggu, 14 April 2024 - 23:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi pemberangkatan jemaah calon haji Kota Mataram yang di lepas di Kantor Walikota Mataram (Foto: Dok Kominfo Mataram)

Dokumentasi pemberangkatan jemaah calon haji Kota Mataram yang di lepas di Kantor Walikota Mataram (Foto: Dok Kominfo Mataram)

MATARAM ( ceraken.id)- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram memastikan pelayanan optimal bagi jemaah calon haji terutama bagi jemaah lanjut usia (Lansia) yang akan menggunakan kursi roda saat melaksanakan ibadah haji 1445 Hijriah.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kota Mataram H.Kasmin menjelaskan sejauh ini sebanyak lima calon jemaah haji asal Kota Mataram yang terdata akan menggunakan kursi roda.

“Karena kondisi fisik yang tidak memungkinkan dan sebagian besar karena faktor usia yang masuk dalam kategori lansia sehingga kami berikan pelayanan yang spesial agar memudahkan dalam perjalanan hingga ke tanah suci,” Katanya Minggu (14/3/2024)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemenag Kota Mataram masih melakukan pendataan jemaah calon haji yang akan menggunakan kursi roda dengan harapan bisa memudahkan para petugas dan pendamping dalam melakukan pengawasan.

“Untuk jemaah yang terdaftar menggunakan kursi roda maka di kategorikan dalam jemaah resiko tinggi (Resti) dan harus mendapatkan prioritas pelayanan,”jelas Kasmin.

Menurutnya sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku jemaah yang menggunakan kursi roda tidak ikut dalam rombongan dan akan menggunakan ambulans menuju bandara.

“Kami pastikan bahwa pelayanan bagi lansia akan di prioritaskan baik dari pendamping maupun tenaga kesehatan dari keberangkatan hingga pulang ke tanah air,” Pungkasnya. ***

 

Berita Terkait

Nusantara Tangguh dan Tafsir Kekuatan dalam “Menghadang Kubilai Khan” AJ Susmana
Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya
Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup
Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner
Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional
Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya
Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika
Kinerja Cemerlang Pj Bupati Lobar Tuai Apresiasi Kemendagri, H. Ilham: Ini Hasil Kolaborasi Bersama

Berita Terkait

Kamis, 27 November 2025 - 18:41 WITA

Nusantara Tangguh dan Tafsir Kekuatan dalam “Menghadang Kubilai Khan” AJ Susmana

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:24 WITA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:19 WITA

Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:05 WITA

Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner

Sabtu, 15 Februari 2025 - 20:47 WITA

Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional

Berita Terbaru

Mr. Red (kiri), Kim Dong Pil (tengah), Lalu Syaukani (kanan), Karya tersebut merupakan hasil pembacaan visual Kim terhadap lanskap persawahan Tetebatu yang ia rekam pada Mei 2025 (Foto: aks)

BUDAYA

Membaca Alam Lombok Lewat Lensa Drone Kim Dong Pil

Sabtu, 7 Feb 2026 - 23:01 WITA

Dari hobi suka mengoleksi kompor portable dan senter, tersirat bahwa ia tak membanggakan benda-benda itu. (Foto: ist)

TOKOH & INSPIRASI

Di Balik Hobi Unik Andi Irawan: Berburu Kompor Portable dan Senter Koleksi

Sabtu, 7 Feb 2026 - 19:35 WITA