Lalu Iqbal Sambut Kepulangan PMI di Lombok, 4 Tahun Hilang Kontak hingga Keluarga Gelar Tahlilan

Sabtu, 16 Maret 2024 - 23:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOK TENGAH (ceraken.id)– Raut bahagia terpancar dari wajah Suwinah, Pekerja Migran Indonesia (PMI) saat tiba di Bandara Internasional Lombok, Sabtu (16/3/2024).

Wanita ini sudah tujuh selama tahun bekerja di Malaysia, kini akhirnya bisa pulang kampung.

Suwinah tidak kuasa menahan tangis karena bahagia bisa kembali ke kampung halaman dan menemui tiga orang anaknya.

Tangis haru Suwinah pecah ketika ia disambut juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI Lalu Muhammad Iqbal.

Suwinah tampak beberapa kali menyenderkan kepalanya dipundak Lalu Muhammad Iqbal karena atas jasanya dia bisa kembali ke tanah air.

Lalu Muhammad Iqbal menjelaskan, Suwinah diduga mengalami penyekapan sekian tahun yang dilakukan oknum majikannya karena ada kesalahan pahaman kedua belah pihak.

Lalu Iqbal mengetahui kondisi Suwinah karena ada seorang jemaah yang melaporkan kepada dirinya mengenai kasus tersebut.

“Pada saat itu ada pengajian dimana ada jemaah yang melaporkan kasus ini,” jelas Lalu Muhammad Iqbal, di Bandara Lombok, Sabtu (16/3/2024).

Dikatakannya, Suwinah menjadi TKW ke Malaysia secara non prosedural. Namun setelah tiga tahun di Malaysia, Suwinah hilang kontak selama empat tahun.

Hingga akhirnya, keluarga Suwinah sudah pasrah bahkan keluarga melakukan tahlil karena dikira Suwinah sudah meninggal dunia.

Beruntungnya, seorang jemaah curhat kepada Lalu Iqbal sehingga akhirnya ia melakukan respons cepat dengan mencoba mencarikan solusi atas permasalahan tersebut.

“Saya coba ikhtiarkan. Saya telepon teman-teman di Kemenlu RI dan saya komunikasikan dengan KBRI Malaysia sehingga Alhamdulillah bisa diselamatkan,” beber Lalu Iqbal.

“Dan yang lebih penting lagi adalah hak-haknya belum dibayar dan kita upayakan oleh teman-teman. Gajinya 9 bulan belum dibayar dan Alhamdulillah setelah kita upayakan dia dibayar satu tahun (gajinya),” sambungnya.

Lalu Iqbal mengingatkan, jika ingin jadi pekerja migran, maka harus melalui prosedur yang benar, jangan menggunakan jalur ilegal karena berbahaya.

Kasus Suwinah sebelumnya sempat viral di media sosial Facebook. Lalu Iqbal meminta jika ada kasus seperti ini nantinya jangan diviralkan tapi dilaporkan.

“Karena kalau diviralkan mungkin tidak akan nyampe kepada orang yang tepat. Tapi kalau dilaporkan pasti akan ditindaklanjuti oleh kemenlu RI,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Suwinah menyampaikan ucapan terimakasih kepada Lalu Iqbal dan pemerintah Republik Indonesia.***

Penulis : CR - 04

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita : Tribune Lombok

Berita Terkait

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya
Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup
Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner
Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional
Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya
Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika
Kinerja Cemerlang Pj Bupati Lobar Tuai Apresiasi Kemendagri, H. Ilham: Ini Hasil Kolaborasi Bersama
Banjir Hantam  Desa Aikmel Barat Lombok Timur. Ternyata ini Penyebabnya!

Berita Terkait

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:24 WITA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:05 WITA

Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner

Sabtu, 15 Februari 2025 - 20:47 WITA

Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional

Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:40 WITA

Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya

Kamis, 13 Februari 2025 - 20:24 WITA

Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika

Berita Terbaru

Bangunan bersejarah peninggalan Belanda di Taman Suranadi. (Inside Lombok/Yudina)

WARISAN NUSANTARA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Minggu, 16 Feb 2025 - 19:24 WITA