Lebaran Topat 2024 dipusatkan di Pantai Tanjung Bias Lombok Barat

Sabtu, 13 April 2024 - 12:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebaran Topat 2024 dipusatkan di Pantai Tanjung Bias Lombok Barat

Lebaran Topat 2024 dipusatkan di Pantai Tanjung Bias Lombok Barat

LOMBOK BARAT (ceraken.id)– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan perayaan Lebaran Topat 2024 yang merupakan tradisi masyarakat Sasak seminggu setelah Idul Fitri dipusatkan di Pantai Tanjung Bias.

“Lebaran Topat ini dilaksanakan pada tanggal 17 April 2024,” kata Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Kabupaten Lombok Barat Agus Gunawan dalam keterangan tertulisnya di Mataram, Jumat.

Acara Lebaran Topat tersebut dilaksanakan atas kerjasama pemerintah daerah dengan Bea Cukai Mataram dan dipusatkan di Pantai Tanjung Bias Desa Senteluk Batulayar.

“Jika sebelumnya diadakan di Pantai Duduk, untuk tahun ini dipusatkan di Pantai Tanjung Bias,” katanya.

Agenda tahunan ini juga nantinya akan melibatkan masyarakat hingga pelaku usaha pariwisata. Selain melibatkan masyarakat secara langsung, pihaknya juga mengajak teman-teman dari hotel dan restoran yang ada di kawasan Senggigi untuk ambil bagian.

“Asosiasi pariwisata seperti ASITA, ASPPI, PHRI dan HPI juga turut diundang untuk sama-sama mempromosikan event tradisi tahunan kita ini,” katanya.

Keterlibatan banyak pihak dalam kegiatan ini disebutkan Agus adalah salah satu upaya untuk membangun kolaborasi antar semua elemen masyarakat untuk memajukan kepariwisataan di Lombok Barat.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Pariwisata Dispar Lombok Barat Irman Sumantri menjelaskan walaupun Lebaran Topat tahun ini dipusatkan di Pantai Tanjung Bias, namun tetap dipastikan semua ritual inti yang biasa dilakukan saat gelaran Lebaran Topat tetap dapat terlaksana.

“Ritual adat seperti naik Cidomo, ambil air ke Lingkok Emas dan ziarah ke Makam Batulayar itu tetap terlaksana, nanti setelah dari Makam Batulayar baru kita kumpul roah bersama di Tanjung Bias,” katanya.

Selain ritual adat tadi akan ada pawai gunungan topat yang akan diikuti oleh pemuda dan masyarakat desa-desa yang ada di Kecamatan Batulayar.

“Penampilan musik tradisional pepaosan akan ada. Setelah acara inti selesai di siang hari akan ada hiburan rakyat yang akan menampilkan artis lokal Erni Sambel Colet dan Jhon Kursi Roda untuk menghibur masyarakat,” katanya.

Selain itu juga akan ada sosialisasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCT) dari pihak Bea Cukai sebagai upaya pencegahan peredaran rokok ilegal di kawasan Lombok Barat.

“Kegiatan Lebaran Topat ini juga dirangkaikan untuk kegiatan pencegahan rokok ilegal,” katanya***

Berita Terkait

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya
Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup
Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner
Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional
Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya
Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika
Kinerja Cemerlang Pj Bupati Lobar Tuai Apresiasi Kemendagri, H. Ilham: Ini Hasil Kolaborasi Bersama
Banjir Hantam  Desa Aikmel Barat Lombok Timur. Ternyata ini Penyebabnya!

Berita Terkait

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:24 WITA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:05 WITA

Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner

Sabtu, 15 Februari 2025 - 20:47 WITA

Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional

Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:40 WITA

Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya

Kamis, 13 Februari 2025 - 20:24 WITA

Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika

Berita Terbaru

Bangunan bersejarah peninggalan Belanda di Taman Suranadi. (Inside Lombok/Yudina)

WARISAN NUSANTARA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Minggu, 16 Feb 2025 - 19:24 WITA