Menko Polhukam Pastikan Rekapitulasi Nasional Pemilu 2024 Selesai Tepat Waktu

Kamis, 14 Maret 2024 - 17:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA (ceraken.id)- Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto memastikan hasil rekapitulasi nasional Pemilu 2024 akan selesai tepat waktu, yaitu pada 20 Maret 2024.

“Masih tepat waktu, sesuai dengan undang-undang 35 hari setelah pencoblosan akan kita umumkan,” ujar Hadi di kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2024).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sendiri menargetkan hasil rekapitulasi nasional akan selesai pada Senin (18/3/2024). Terkait hal tersebut, Hadi memastikan akan memantau proses rekapitulasi agar

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto di gedung Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 28 Februari 2024.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto di gedung Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 28 Februari 2024. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto memastikan hasil rekapitulasi nasional Pemilu 2024 akan selesai tepat waktu, yaitu pada 20 Maret 2024.

“Masih tepat waktu, sesuai dengan undang-undang 35 hari setelah pencoblosan akan kita umumkan,” ujar Hadi di kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2024).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sendiri menargetkan hasil rekapitulasi nasional akan selesai pada Senin (18/3/2024). Terkait hal tersebut, Hadi memastikan akan memantau proses rekapitulasi agar selesai sesuai jadwal.

Meskipun ada potensi demonstrasi menolak hasil pemilu yang mungkin terjadi, Hadi menyatakan gelombang tersebut belum terlihat hingga saat ini. Namun demikian, pihaknya tetap melakukan pengawasan dan penjagaan untuk menciptakan situasi kondusif di tengah masyarakat.

“Ya kita masih melihat normal ya,” kata Hadi.

Dalam kesempatan terpisah, anggota KPU August Mellaz menyatakan kemungkinan proses rekapitulasi selesai pada Senin (18/3/2024).

“Kalau target, kami malah selesai sebelumnya. Apakah mungkin nanti tanggal 18 Maret,” kata Mellaz di kantor KPU, Rabu (13/3/2024).

Menurut Mellaz, KPU juga terus memantau proses rekapitulasi dari tingkat kecamatan hingga provinsi, dan proses penghitungan sudah hampir selesai.

“Kami juga pantau yang ada di bawah ya, di tingkat provinsi yang sedang berlangsung. Namun, relatif sekarang sudah selesai bagian akhir,” jelasnya.***

Penulis : CR - 04

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita : Berita Satu

Berita Terkait

Jaga Budaya Bali, Wayan Koster Ganti Desa Wisata Jadi Desa Budaya
Made in Bali Siap Suguhkan Romansa dan Budaya Pulau Dewata di Layar Lebar
Beginilah Cara Kampanye Anti Merarik Kodek Ala Mahasiswa KKN Unram PMD Desa Wajageseng Lombok Tengah!
Pembukaan Lomba Badminton Meriahkan HUT ke-73 Yayasan Maraqitta’limat
DPW PPP NTB gelar Sholawatan dalam rangka Harlah ke 52
DPC PDIP Lombok Timur Bakal Lawan ‘Antek-Antek’ yang Ganggu Kewibawaan Partai
LSM se-Lombok Barat Kompak Deklarasikan Pilkada Damai Usai Penetapan Paslon Pemenang
Pengamat Sebut AQUR Penantang Berani yang Siap Mengubah Sejarah Kota Mataram
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:59 WITA

Jaga Budaya Bali, Wayan Koster Ganti Desa Wisata Jadi Desa Budaya

Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:54 WITA

Made in Bali Siap Suguhkan Romansa dan Budaya Pulau Dewata di Layar Lebar

Jumat, 31 Januari 2025 - 08:37 WITA

Beginilah Cara Kampanye Anti Merarik Kodek Ala Mahasiswa KKN Unram PMD Desa Wajageseng Lombok Tengah!

Kamis, 16 Januari 2025 - 04:29 WITA

Pembukaan Lomba Badminton Meriahkan HUT ke-73 Yayasan Maraqitta’limat

Minggu, 5 Januari 2025 - 23:46 WITA

DPW PPP NTB gelar Sholawatan dalam rangka Harlah ke 52

Berita Terbaru

Bangunan bersejarah peninggalan Belanda di Taman Suranadi. (Inside Lombok/Yudina)

WARISAN NUSANTARA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Minggu, 16 Feb 2025 - 19:24 WITA