Mentan Amran Dampingi Presiden Gowes Sapa Warga di Mataram

Rabu, 1 Mei 2024 - 16:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi bersepeda di Kota Mataram didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan rombongan. (Foto: Humas Mentan)

Presiden Jokowi bersepeda di Kota Mataram didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan rombongan. (Foto: Humas Mentan)

MATARAM (ceraken.id)- Presiden Joko Widodo menyapa warga kota Mataram dengan didampingi para menteri kabinet sambil bersepeda santai berkeliling kota, Rabu (1/5/2024). Tampak Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman turut serta bersama presiden, bahkan Mentan terlihat berbincang dan tertawa hangat bersama presiden.

“Bapak Presiden tampak segar dan begitu hangat menyapa warga. Kebiasaan beliau apabila kunjungan kerja ke daerah selalu menyempatkan diri untuk menyapa rakyat, baik di pasar ataupun sekedar olahraga pagi,”

Mentan diketahui sejak selasa malam (30/4/2024) terlihat mendampingi Presiden Jokowi sejak ketibaannya di Bandara Lombok. Bahkan dalam perjalanan menuju makan malam, Mentan terlihat satu mobil bersama Presiden. Mentan Amran mengatakan bahwa presiden sangat memberi atensi bagi perkembangan pertanian di Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Esok pagi Presiden Jokowi akan panen jagung di Sumbawa bersama petani disana. Kita tahu NTB menjadi salah satu produsen terbesar jagung nasional, dan kehadiran presiden mudah-mudahan akan terus memberi semangat bagi petani, dan menjaga harga jagung terus baik,” lanjut Mentan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), panen jagung secara nasional pada Maret mencapai 2,29 juta ton di lahan 405 ribu hektare. Sementara pada April, panen jagung diperkirakan mencapai 1,76 juta ton pada luas lahan 318 ribu hektare.

Adapun Potensi luas panen jagung April terbesar tersebar di 10 kabupaten, yaitu Sumbawa 39.632 hektare: Bima 29.957 hektare; Gunung Kidul 26.899 hektare; Dompu 17.060 hektare; Lampung Tengah 15.202 hektare; Wonogiri 15.200 hektar; Boalemo 12.280 hektare; Lampung Timur 12.030 hektare; Jeneponto 11.997 hektare; dan Malang 9.719 hektare.

“Kami bahagia di pertanian ini. Presiden sangat perduli dengan nasib para petani, makanya beliau aktif berkeliling menyapa petani-petani kita. Semangat mereka perlu kita jaga terus agar swasembada tercapai,” tegas Mentan.

Selanjutnya Mentan kembali ke hotel bersama rombongan Presiden setelah bersepeda selama sekitar 30 menit untuk persiapan agenda resmi kunjungan kerja berikutnya. Tampak Presiden Jokowi masih menyempatkan diri menyapa dan berswafoto dengan masyarakat yang telah menunggu di sekitar hotel.***

 

Berita Terkait

Jaga Budaya Bali, Wayan Koster Ganti Desa Wisata Jadi Desa Budaya
Made in Bali Siap Suguhkan Romansa dan Budaya Pulau Dewata di Layar Lebar
Beginilah Cara Kampanye Anti Merarik Kodek Ala Mahasiswa KKN Unram PMD Desa Wajageseng Lombok Tengah!
Pembukaan Lomba Badminton Meriahkan HUT ke-73 Yayasan Maraqitta’limat
DPW PPP NTB gelar Sholawatan dalam rangka Harlah ke 52
DPC PDIP Lombok Timur Bakal Lawan ‘Antek-Antek’ yang Ganggu Kewibawaan Partai
LSM se-Lombok Barat Kompak Deklarasikan Pilkada Damai Usai Penetapan Paslon Pemenang
Pengamat Sebut AQUR Penantang Berani yang Siap Mengubah Sejarah Kota Mataram

Berita Terkait

Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:59 WITA

Jaga Budaya Bali, Wayan Koster Ganti Desa Wisata Jadi Desa Budaya

Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:54 WITA

Made in Bali Siap Suguhkan Romansa dan Budaya Pulau Dewata di Layar Lebar

Jumat, 31 Januari 2025 - 08:37 WITA

Beginilah Cara Kampanye Anti Merarik Kodek Ala Mahasiswa KKN Unram PMD Desa Wajageseng Lombok Tengah!

Kamis, 16 Januari 2025 - 04:29 WITA

Pembukaan Lomba Badminton Meriahkan HUT ke-73 Yayasan Maraqitta’limat

Minggu, 5 Januari 2025 - 23:46 WITA

DPW PPP NTB gelar Sholawatan dalam rangka Harlah ke 52

Berita Terbaru

Bangunan bersejarah peninggalan Belanda di Taman Suranadi. (Inside Lombok/Yudina)

WARISAN NUSANTARA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Minggu, 16 Feb 2025 - 19:24 WITA