NTB Siapkan Gadis Payung Mengenakan Pakaian Adat Sasambo untuk WSBK

Sabtu, 17 September 2022 - 18:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CERAKEN.ID- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan gadis payung atau “umbrella girl” dengan mengenakan pakai adat tiga suku besar di wilayah itu yakni Sasak, Samawa dan Mbojo (Sasambo) guna mendukung World Superbike (WSBK) 2022 di Sirkuit Mandalika, 11-13 November, 

Komandan Lapangan WSBK Mandalika, Jamaluddin Maladi mengatakan pemilihan gadis payung dengan mengenakan pakaian adat daerah ini selain mendukung balapan juga untuk mempromosikan nilai-nilai lokal kepada penonton di seluruh dunia. Untuk pemilihan gadis payung sendiri akan dilakukan oleh Dinas Pariwisata (Dispar) NTB.

“Umbrella girl atau gadis payung bukan dari orang asing atau luar negeri. Gadis payung ini berasal dari orang lokal yang memakai pakaian adat Sasambo,” katanya di Mataram, Jumat.

Jamaluddin mengatakan ketika terpilih, nantinya mereka akan disiapkan mendampingi atau memayungi para “rider” Superbike dengan tampilan mengenakan baju adat NTB.

“Nanti untuk payungnya pun diupayakan menggunakan khas tenun Sasambo,” kata pria yang juga Staf Ahli Gubernur NTB Bidang Sosial Kemasyarakatan ini.

Selain pemilihan gadis payung, ada berbagai kegiatan lokal dalam mendukung dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Di antaranya, Lombok Sumbawa Fair atau pameran produk lokal produksi UMKM setempat dan lomba esports (game online) yang saat ini digandrungi anak-anak muda.

“Lombok Sumbawa Fair ini lebih pada pameran produk lokal. Dengan tujuan memberikan ruang kepada masyarakat, khususnya para UKM/UMKM lokal NTB,” kata Jamaluddin menegaskan.

Untuk UKM/UMKM lokal NTB ini diberikan kesempatan untuk mempromosikan berbagai produk unggulan-nya masing-masing.

Nantinya ada lokasi yang disediakan untuk digunakan oleh para UKM/UMKM. Kegiatannya sendiri akan berlangsung satu pekan sebelum balapan.

Menurutnya, saat ini UKM/UMKM sedang didata oleh Dinas Koperasi dan UKM NTB berkoordinasi dengan pemerintah daerah di 10 kabupaten/kota di NTB. (E-C/007)

Berita Terkait

Jaga Budaya Bali, Wayan Koster Ganti Desa Wisata Jadi Desa Budaya
Made in Bali Siap Suguhkan Romansa dan Budaya Pulau Dewata di Layar Lebar
Beginilah Cara Kampanye Anti Merarik Kodek Ala Mahasiswa KKN Unram PMD Desa Wajageseng Lombok Tengah!
Pembukaan Lomba Badminton Meriahkan HUT ke-73 Yayasan Maraqitta’limat
DPW PPP NTB gelar Sholawatan dalam rangka Harlah ke 52
DPC PDIP Lombok Timur Bakal Lawan ‘Antek-Antek’ yang Ganggu Kewibawaan Partai
LSM se-Lombok Barat Kompak Deklarasikan Pilkada Damai Usai Penetapan Paslon Pemenang
Pengamat Sebut AQUR Penantang Berani yang Siap Mengubah Sejarah Kota Mataram

Berita Terkait

Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:59 WITA

Jaga Budaya Bali, Wayan Koster Ganti Desa Wisata Jadi Desa Budaya

Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:54 WITA

Made in Bali Siap Suguhkan Romansa dan Budaya Pulau Dewata di Layar Lebar

Jumat, 31 Januari 2025 - 08:37 WITA

Beginilah Cara Kampanye Anti Merarik Kodek Ala Mahasiswa KKN Unram PMD Desa Wajageseng Lombok Tengah!

Kamis, 16 Januari 2025 - 04:29 WITA

Pembukaan Lomba Badminton Meriahkan HUT ke-73 Yayasan Maraqitta’limat

Minggu, 5 Januari 2025 - 23:46 WITA

DPW PPP NTB gelar Sholawatan dalam rangka Harlah ke 52

Berita Terbaru

Bangunan bersejarah peninggalan Belanda di Taman Suranadi. (Inside Lombok/Yudina)

WARISAN NUSANTARA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Minggu, 16 Feb 2025 - 19:24 WITA