Pemerintah Kota Mataram Optimalkan Pengamanan Lebaran Topat

Minggu, 14 April 2024 - 12:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi Perayaan Lebaran Topat di Kota Mataram (Foto: Dok.KominfoMataram)

Dokumentasi Perayaan Lebaran Topat di Kota Mataram (Foto: Dok.KominfoMataram)

MATARAM (ceraken.id)- Pemerintah Kota Mataram mengoptimalkan pengamanan pelaksanaan lebaran topat di dua lokasi yakni di Makam Bintaro dan Makam Loang Baloq dengan melibatkan TNI-Polri guna memberikan rasa aman dan nyaman saat warga merayakan lebaran topat.

Asisten I Setda Kota Mataram H.Lalu Martawang Sabtu (13/4/2024) menjelaskan skenario pengamanan pelaksanaan lebaran topat telah dibahas bersama Polresta Mataram. Pengamanan dilakukan secara terpadu melibatkan TNI-Polri, Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Perhubungan Kota Mataram.

“Saat lebaran topat, pengunjung biasanya selain ke makam juga mengajak keluarga untuk menikmati suasana pantai di sekitar makam dengan mandi di pinggir pantai,jadi perlu di atensi dalam pengamanannya,” Ungkap Martawang.

Dijelaskannya bahwa aparat gabungan dari TNI Angkatan Laut, Basarnas, dan BPBD Kota Mataram akan melaksanakan patroli laut, dengan menggunakan semua peralatan yang ada untuk memastikan pengunjung merasa aman.

“Pengamanan juga dilakukan di darat dengan pengaturan arus kendaraan supaya tidak terjadi kemacetan yang berpotensi mengganggu kenyamanan pelaksanaan lebaran topat,”katanya.

Untuk pengamanan arus lalu lintas sambung Martawang seperti tahun tahun sebelumnya sudah ada rekayasa lalu lintas yang disiapkan oleh Polresta Mataram agar arus kendaraan bisa lancar.

“Pihak Polresta Mataram nanti bersama Dinas Perhubungan Kota Mataram akan bersama sama mengatur sistem keluar masuk pengunjung ke lokasi acara agar tidak terjadi penumpukan,”jelas Martawang.***

 

 

Berita Terkait

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya
Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup
Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner
Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional
Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya
Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika
Kinerja Cemerlang Pj Bupati Lobar Tuai Apresiasi Kemendagri, H. Ilham: Ini Hasil Kolaborasi Bersama
Banjir Hantam  Desa Aikmel Barat Lombok Timur. Ternyata ini Penyebabnya!

Berita Terkait

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:24 WITA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:05 WITA

Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner

Sabtu, 15 Februari 2025 - 20:47 WITA

Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional

Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:40 WITA

Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya

Kamis, 13 Februari 2025 - 20:24 WITA

Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika

Berita Terbaru

Bangunan bersejarah peninggalan Belanda di Taman Suranadi. (Inside Lombok/Yudina)

WARISAN NUSANTARA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Minggu, 16 Feb 2025 - 19:24 WITA