Pemprov NTB Diminta Sosialisasikan Vaksinasi DBD oleh Komisi V DPRD NTB

Senin, 1 April 2024 - 13:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi V DPRD Provinsi NTB, H. Lalu Hadrian Irfani

Ketua Komisi V DPRD Provinsi NTB, H. Lalu Hadrian Irfani

MATARAM (ceraken.id)- Komisi V DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menanggapi dengan serius meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah tersebut. Dalam upaya menangani masalah ini, Komisi V DPRD NTB akan segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Kesehatan (Dikes) NTB.

“Kami akan menyesuaikan jadwal. Jika memungkinkan, RDP dengan Dikes NTB akan menjadi prioritas kami untuk mengatasi permasalahan ini,” kata Ketua Komisi V DPRD Provinsi NTB, H. Lalu Hadrian Irfani, Senin (1/4/2024).​

Menurut Irfani, kesehatan merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan secara bersama-sama, terutama mengingat peningkatan kasus DBD di sejumlah daerah di NTB saat ini. Sebagai langkah awal, Irfani mengungkapkan bahwa dirinya telah berdiskusi dengan pihak Dinas Kesehatan Provinsi NTB untuk menyikapi situasi tersebut.

“Ikatan sudah dibuat dengan Dinas Kesehatan. Baru-baru ini, ada kegiatan vaksinasi DBD. Kami berharap Pemerintah Provinsi juga akan mengampanyekan vaksinasi ini kepada masyarakat,” imbuhnya.

Sosialisasi mengenai vaksinasi DBD oleh pemerintah dianggap penting oleh Irfani sebagai langkah pencegahan yang efektif.

“Pencegahan lebih baik daripada pengobatan,” tegasnya.

Selain itu, Irfani juga mengimbau kepada masyarakat NTB untuk menerapkan prinsip 3M Plus, yaitu Menguras, Menutup, Mendaur ulang, dan Melindungi dari gigitan nyamuk.

“Kita harus menjaga kebersihan rumah dan lingkungan secara bersama-sama,” tandasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Irfani yang juga sebentar lagi akan dilantik sebagai anggota DPR RI terpilih Dapil NTB 2 Pulau Lombok dari PKB, menandakan komitmennya dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat NTB.***

Penulis : CR - 04

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya
Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup
Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner
Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional
Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya
Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika
Kinerja Cemerlang Pj Bupati Lobar Tuai Apresiasi Kemendagri, H. Ilham: Ini Hasil Kolaborasi Bersama
Banjir Hantam  Desa Aikmel Barat Lombok Timur. Ternyata ini Penyebabnya!

Berita Terkait

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:24 WITA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:05 WITA

Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner

Sabtu, 15 Februari 2025 - 20:47 WITA

Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional

Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:40 WITA

Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya

Kamis, 13 Februari 2025 - 20:24 WITA

Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika

Berita Terbaru

Bangunan bersejarah peninggalan Belanda di Taman Suranadi. (Inside Lombok/Yudina)

WARISAN NUSANTARA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Minggu, 16 Feb 2025 - 19:24 WITA