Pj Gubernur NTB Segera Normalisasi Pejabat Eselon II Pasca Lebaran

Selasa, 16 April 2024 - 14:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi

Penjabat Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi

MATARAM (ceraken.id)- Penjabat Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, menegaskan salah satu fokus utamanya pasca perayaan Lebaran adalah melakukan normalisasi dalam tata kelola birokrasi. Gita menekankan pentingnya normalisasi terutama di tingkat pejabat eselon II, yang harus dilakukan sesegera mungkin.

“Dalam waktu dekat pasca Lebaran, kami akan melakukan normalisasi. Semua proses dan daftar 76 orang yang telah kami mutasi sudah kami serahkan ke Kemendagri,” ujar Gita Ariadi, Selasa (16/4/2024).

Normalisasi ini dipandang penting mengingat beberapa jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemprov NTB masih kosong. Gita menyatakan normalisasi birokrasi ini diperlukan untuk meningkatkan pelayanan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak merubah, tapi menormalkan atau melakukan normalisasi saja,” tambah Gita.

Gita menyatakan pejabat eselon III dan IV saat ini memiliki potensi untuk mengisi jabatan eselon II yang kosong. Namun, proses seleksi terbuka akan tetap dilakukan.

“Kami akan terus melakukan normalisasi dalam tata kelola birokrasi. Birokrasi merupakan pilar utama dalam percepatan pembangunan dan pemerintahan. Tidak boleh ada kekosongan jabatan, kita harus segera mengisi,” tegas Gita.

Mutasi 76 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemprov NTB yang dilakukan beberapa waktu lalu diakuinya sudah memenuhi syarat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Gita menjelaskan proses mutasi membutuhkan waktu yang cukup lama karena Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan meninjau dengan seksama masa jabatan pejabat yang akan dimutasi.

Saat ini terdapat sejumlah jabatan eselon II di lingkungan Pemprov NTB yang kosong, antara lain Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta empat Wakil Direktur RSUD NTB.

Tidak hanya itu, jabatan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Kepala BPKAD NTB juga akan kosong karena akan memasuki masa pensiun. Oleh karena itu, jabatan pejabat eselon II yang akan memasuki masa pensiun pada bulan Mei 2024 akan melalui proses seleksi terbuka.***

 

Berita Terkait

Nusantara Tangguh dan Tafsir Kekuatan dalam “Menghadang Kubilai Khan” AJ Susmana
Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya
Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup
Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner
Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional
Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya
Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika
Kinerja Cemerlang Pj Bupati Lobar Tuai Apresiasi Kemendagri, H. Ilham: Ini Hasil Kolaborasi Bersama

Berita Terkait

Kamis, 27 November 2025 - 18:41 WITA

Nusantara Tangguh dan Tafsir Kekuatan dalam “Menghadang Kubilai Khan” AJ Susmana

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:24 WITA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:19 WITA

Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:05 WITA

Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner

Sabtu, 15 Februari 2025 - 20:47 WITA

Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional

Berita Terbaru

Mr. Red (kiri), Kim Dong Pil (tengah), Lalu Syaukani (kanan), Karya tersebut merupakan hasil pembacaan visual Kim terhadap lanskap persawahan Tetebatu yang ia rekam pada Mei 2025 (Foto: aks)

BUDAYA

Membaca Alam Lombok Lewat Lensa Drone Kim Dong Pil

Sabtu, 7 Feb 2026 - 23:01 WITA

Dari hobi suka mengoleksi kompor portable dan senter, tersirat bahwa ia tak membanggakan benda-benda itu. (Foto: ist)

TOKOH & INSPIRASI

Di Balik Hobi Unik Andi Irawan: Berburu Kompor Portable dan Senter Koleksi

Sabtu, 7 Feb 2026 - 19:35 WITA