CERAKEN.ID – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan terdapat belasan jenazah yang menjadi korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Seluruh jenazah sedang diidentifikasi.
“Yang ada di RS Polri Kramat Jati kurang lebih ada 15 saat ini sedang dilakukan postmortem (pemeriksaan jenazah),” kata Listyo, di Jakarta, Sabtu (4/3/2023).
Menurut Listyo, proses identifikasi penting dilakukan untuk mengenali korban, sebab kondisi korban mengalami luka hangus. Sedang dilakukan pendalaman karena kondisi lukanya hangus, sehingga kita perlu melakukan pendalaman terkait langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengenali korban,”jelasnya seperti dikutip CERAKEN.ID dari ASIATODAY.
Listyo menyebutkan masih ada tiga orang yang belum ditemukan akibat kebakaran ini.
Sementara, jumlah warga yang mengungsi akibat kebakaran mencapai 1.300 orang.“Masyarakat yang terdampak kurang lebih 1.300 yang mengungsi dan ditempatkan di 10 titik,” kata Listyo.
Kapolri meninjau lokasi kebakaran sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Dia diperintahkan untuk melakukan langkah-langkah pascaterjadinya kebakaran.
Dia memastikan tempat pengungsian ada untuk menampung korban.
Berdasarkan data sementara, lokasi pengungsian korban kebakaran Depo Pertamina antara lain berada di RPTRA RASELA, Masjid Al Kurama RW 03, Masjid Al Muhajirin, RW 07, SDIT Gema Insani, RW 06, Koramil Koja, dan Kantor Kelurahan Rawa Badak Utara.
Terkait penyebab kebakaran, polisi masih mendalami. Tim gabungan dari Polda dan Bareskrim Polri masih melaksanakan olah TKP awal bekerja sama dengan Puslabfor.“Sedang dalam pendalaman, tentunya saat ini saya belum bisa jelaskan karena tim sedang bekerja,” tandasnya. (E-C/01)