Satpol PP Lombok Timur Patroli Judi Balap Lari di Malam Ramadhan

Kamis, 14 Maret 2024 - 21:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pol pp lotim

Pol pp lotim

LOMBOK TIMUR(ceraken.id) – Balap lari menjadi tren kegiatan masyarakat selama Ramadhan 1445 Hijriah di Lombok Timur.

Sayangnya aksi tersebut sering dijadikan ajang judi.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lombok Timur melakukan pengamanan di sejumlah titik rawan judi balap lari.

Tetap kita lakukan patroli, hanya saja sekarang kita tingkatkan,” ucap Kasatpol PP Lombok Timur, Slamet Alimin, Kamis (14/3/2024).

Slamet menjelaskan, taruhan balap lari sangat menganggu kenyamanan masyarakat.

Pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan penertiban.

Petugas Satpol PP disiagakan di lokasi untuk melalukan penjagaan terutama ketika malam hari disaat orang sedang melaksanakan sholat tarawih.

“Ini jadi persoalan, di saat ada petugas, memang tidak ada yang berani melakukan kegiatan judi apapun, tetapi setelah petugas pergi, mereka kembali berulah,” keluh Slamet.

Adapun titik-titik yang sering dilaporkan menjadi lokasi balap lari dan penggunaan petasan adalah Taman Tugu Selong, Taman Rinjani Selong, dan Simpang Empat Pancor.

“Kita selalu patroli dan standby di lokasi-lokasi rawan tersebut, dan kita temui sudah steril, tidak ada lagi aktivitas yang mengganggu Trantibmas,” katanya.

Slamet membeberkan, selama Ramadan, pihaknya menerjunkan 32 regu untuk menjaga ketertiban umum.

“Satu regu terdiri dari 10 anggota yang selalu siaga bahkan sampai sahur,” katanya.

“Kita juga semakin inten melakukan patroli rutin dalam upaya mewujudkan ketentraman dan kenyamanan masyarakat kita yang sedang menjalankan ibadah puasa ” tutup Slamet.****

Penulis : CR - 04

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita : Tribune Lombok

Berita Terkait

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya
Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup
Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner
Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional
Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya
Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika
Kinerja Cemerlang Pj Bupati Lobar Tuai Apresiasi Kemendagri, H. Ilham: Ini Hasil Kolaborasi Bersama
Banjir Hantam  Desa Aikmel Barat Lombok Timur. Ternyata ini Penyebabnya!

Berita Terkait

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:24 WITA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:05 WITA

Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner

Sabtu, 15 Februari 2025 - 20:47 WITA

Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional

Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:40 WITA

Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya

Kamis, 13 Februari 2025 - 20:24 WITA

Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika

Berita Terbaru

Bangunan bersejarah peninggalan Belanda di Taman Suranadi. (Inside Lombok/Yudina)

WARISAN NUSANTARA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Minggu, 16 Feb 2025 - 19:24 WITA