Tak Ingin Ada Masalah Dengan PJU, Ini Dilakukan Dishub Mataram

Rabu, 24 April 2024 - 20:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram Zulkarwin

Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram Zulkarwin

MATARAM ( ceraken.id)- Dinas Perhubungan Kota Mataram berupaya agar Penerangan Jalan Umum (PJU) di semua Kawasan Kota Mataram tidak ada masalah dan berfungsi dengan baik. Petugas kontrol disiagakan untuk memantau secara bergilir di sejumlah titik.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram Zulkarwin Rabu (24/4/2024) menjelaskan, petugas yang di kerahkan bertugas melakukan patroli kontrol di sejumlah kawasan guna memastikan PJU tidak bermasalah.

“Masalah pada PJU biasanya pada jaringan kabel, bola lampu maupun tiang PJU dan beberapa masalah lainnya termasuk faktor cuaca,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diakui Zulkarwin, dengan keterbatasan personil di Dinas Perhubungan maka tidak semua PJU di Kawasan Kota Mataram dapat di pantau, akan tetapi pihaknya berharap masyarakat dapat ikut melaporkan jika menemukan PJU yang tidak menyala untuk dapat di perbaiki.

“Kami minta masyarakat juga ikut melapor melalui aparat terdekat untuk dapat di sampaikan kepada kami, karena tim akan segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan perbaikan,” katanya.

Zulkarwin mengatakan, sebanyak 3.300 titik PJU yang tersebar di enam kecamatan se Kota Mataran sudah menggunakan meterisasi dan 100 persen sudah menyala.

“Kalo untuk meterisasi 100 persen menyala artinya kondisi PJU masih bagus, hanya saya biasanya ada jaringan atau MCB terganggu namun segera di lakukan perbaikan saat menerima laporan,” pungkasnya. ***

Berita Terkait

Nusantara Tangguh dan Tafsir Kekuatan dalam “Menghadang Kubilai Khan” AJ Susmana
Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya
Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup
Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner
Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional
Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya
Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika
Kinerja Cemerlang Pj Bupati Lobar Tuai Apresiasi Kemendagri, H. Ilham: Ini Hasil Kolaborasi Bersama

Berita Terkait

Kamis, 27 November 2025 - 18:41 WITA

Nusantara Tangguh dan Tafsir Kekuatan dalam “Menghadang Kubilai Khan” AJ Susmana

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:24 WITA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:19 WITA

Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:05 WITA

Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner

Sabtu, 15 Februari 2025 - 20:47 WITA

Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional

Berita Terbaru

Mr. Red (kiri), Kim Dong Pil (tengah), Lalu Syaukani (kanan), Karya tersebut merupakan hasil pembacaan visual Kim terhadap lanskap persawahan Tetebatu yang ia rekam pada Mei 2025 (Foto: aks)

BUDAYA

Membaca Alam Lombok Lewat Lensa Drone Kim Dong Pil

Sabtu, 7 Feb 2026 - 23:01 WITA

Dari hobi suka mengoleksi kompor portable dan senter, tersirat bahwa ia tak membanggakan benda-benda itu. (Foto: ist)

TOKOH & INSPIRASI

Di Balik Hobi Unik Andi Irawan: Berburu Kompor Portable dan Senter Koleksi

Sabtu, 7 Feb 2026 - 19:35 WITA