Waduh! Cadangan Pangan Kota Mataram Mulai Menipis

Selasa, 2 April 2024 - 12:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Mataram H Lalu Johari

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Mataram H Lalu Johari

MATARAM (ceraken.id)- Stok beras cadangan pangan pada Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram, tersisa sebanyak 1,1 ton dari kuota 10 ton tahun 2024. Kondisi ini cukup mengkhawatirkan untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat, termasuk dalam melakukan mitigasi dampak bencana alam.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Mataram H Lalu Johari, Selasa (2/4/2024) menjelaskan ketersediaan beras cadangan pangan sudah mulai menipis yakni sebanyak 1,1 ton, Sementara saat ini bencana alam maupun non alam masih berpotensi terjadi di Kota Mataram akibat cuaca ekstrem.

“Kita usulkan 10 ton lagi, segera kita usulkan tambahan stok beras cadangan pangan tahun 2024. Sekarang sedang diproses untuk penyesuaian harga,”katanya

Johari mengatakan, beras cadangan pangan Pemerintah Kota Mataram dikeluarkan sesuai dengan SK Wali Kota Mataram ketika ada masyarakat yang terdampak bencana baik bencana alam maupun nonalam diusulkan melalui kecamatan atau kelurahan.

“Cadangan pangan yang sudah disalurkan ke masyarakat sebanyak 8,9 ton,” Ujarnya.

Bantuan beras itu diberikan ke beberapa Kecamatan terutama di kawasan pesisir yakni Kecamatan Ampenan dan Sekarbela yang warganya terdampak gelombang pasang.

“Ada juga yang disalurkan ke kecamatan lainnya seperti di Kecamatan Selaparang dan Sandubaya untuk membantu warga yang terdampak penurunan daya beli akibat kenaikan sejumlah kebutuhan pokok,” Katanya.***

Berita Terkait

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya
Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup
Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner
Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional
Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya
Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika
Kinerja Cemerlang Pj Bupati Lobar Tuai Apresiasi Kemendagri, H. Ilham: Ini Hasil Kolaborasi Bersama
Banjir Hantam  Desa Aikmel Barat Lombok Timur. Ternyata ini Penyebabnya!

Berita Terkait

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:24 WITA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:05 WITA

Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner

Sabtu, 15 Februari 2025 - 20:47 WITA

Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional

Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:40 WITA

Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya

Kamis, 13 Februari 2025 - 20:24 WITA

Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika

Berita Terbaru

Bangunan bersejarah peninggalan Belanda di Taman Suranadi. (Inside Lombok/Yudina)

WARISAN NUSANTARA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Minggu, 16 Feb 2025 - 19:24 WITA