BMKG : Waspada Peningkatan Kecepatan Angin di Wilayah NTB

Sabtu, 17 September 2022 - 18:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CERAKEN.ID- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan kecepatan angin di sebagian wilayah Provinsi NTB.

“Warga diharapkan tetap waspada saat terjadi angin kencang yang dapat menimbulkan bencana alam seperti atap rumah terbang, pohon tumbang dan kerusakan fasilitas umum lainnya,” kata Prakirawan Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid, Lombok, Ari Wibianto dalam keterangan tertulisnya di Praya, Sabtu.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika juga mengimbau warga yang beraktivitas di pesisir pantai untuk waspada dampak gelombang tinggi yang terjadi di selat Lombok bagian utara dan selat alas bagian selatan serta Samudra Hindia di wilayah Nusa Tenggara Barat.

“Waspada dampak gelombang tinggi yang mencapai 2 meter lebih di wilayah perairan NTB,” katanya. Selain itu, BMKG juga mengimbau kepada para pengguna jasa transportasi laut dan para nelayan untuk tetap waspada dampak bencana yang dapat ditimbulkan.

Sehingga tidak terjadi kecelakaan laut saat melakukan aktivitas di laut wilayah NTB. “Kecepatan angin mencapai 27 knot dan tinggi gelombang 2 meter,” katanya***

Berita Terkait

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya
Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup
Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner
Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional
Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya
Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika
Kinerja Cemerlang Pj Bupati Lobar Tuai Apresiasi Kemendagri, H. Ilham: Ini Hasil Kolaborasi Bersama
Banjir Hantam  Desa Aikmel Barat Lombok Timur. Ternyata ini Penyebabnya!
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:24 WITA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:05 WITA

Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner

Sabtu, 15 Februari 2025 - 20:47 WITA

Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional

Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:40 WITA

Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya

Kamis, 13 Februari 2025 - 20:24 WITA

Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika

Berita Terbaru

Bangunan bersejarah peninggalan Belanda di Taman Suranadi. (Inside Lombok/Yudina)

WARISAN NUSANTARA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Minggu, 16 Feb 2025 - 19:24 WITA