Brimob NTB Turun  Membantu Warga  Terkena  Angin Puting Beliung di Lombok Timur

Senin, 10 Oktober 2022 - 20:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CERAKEN.ID- Personel Brigade Mobile  (Brimob) Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat membantu warga terdampak musibah angin puting beliung (langkisau) di Desa Tanjung Luar, Kabupaten Lombok Timur.

Komandan Satuan Brimob Polda NTB Komisaris Besar Polisi Komaruz Zaman di Mataram, Senin, menyebutkan sedikitnya satu satuan setingkat peleton (SST) brimob dari fungsi search and rescue (SAR) yang turun ke lokasi membantu warga terdampak.

“Jadi, satu SST dari SAR Brimob kami tugaskan untuk membantu dalam proses evakuasi dan pertolongan bagi warga terdampak,” kata Kombes Pol. Komaruz.

Dalam kegiatan tersebut, pihaknya bekerja sama dengan pemerintah dan seluruh pihak terkait yang khusus menangani bencana alam.

“Dari lapangan kami juga terus berkoordinasi dengan BPBD, Basarnas, dan pemerintah untuk membantu membersihkan puing reruntuhan rumah warga terdampak dan melakukan patroli di sana agar barang-barang warga tetap terjaga aman,” ujarnya.

Menurut informasi perkembangan, lanjut dia, akibat musibah yang terjadi pada Minggu (9/10) malam sedikitnya ada 111 rumah yang rusak dan seorang warga mengalami luka akibat tertimpa puing runtuhan bangunan rumah.

Musibah itu melanda sejumlah dusun di Desa Tanjung Luar. Berdasarkan catatan kepolisian menyebutkan di Dusun Kampung Baru sebanyak 42 rumah, Dusun Kampung Baru Selatan sebanyak 17 rumah, Dusun Muhajirin sebanyak 22 rumah, Dusun Kampung Koko sebanyak 12 rumah, Dusun Toroh Selatan sebanyak 11 rumah, dan Dusun kampung Tengah sebanyak 7 rumah.

Setelah melihat situasi dan kondisi warga terdampak, Komaruz berencana pada hari Selasa (11/10) akan menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji dan pakaian layak.

“Saat ini hal itu yang paling dibutuhkan warga. Makanya, besok kami akan salurkan,” ucapnya (0007)

Berita Terkait

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya
Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup
Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner
Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional
Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya
Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika
Kinerja Cemerlang Pj Bupati Lobar Tuai Apresiasi Kemendagri, H. Ilham: Ini Hasil Kolaborasi Bersama
Banjir Hantam  Desa Aikmel Barat Lombok Timur. Ternyata ini Penyebabnya!

Berita Terkait

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:24 WITA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:05 WITA

Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner

Sabtu, 15 Februari 2025 - 20:47 WITA

Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional

Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:40 WITA

Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya

Kamis, 13 Februari 2025 - 20:24 WITA

Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika

Berita Terbaru

Bangunan bersejarah peninggalan Belanda di Taman Suranadi. (Inside Lombok/Yudina)

WARISAN NUSANTARA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Minggu, 16 Feb 2025 - 19:24 WITA