CERAKEN.ID- MATARAM — Perkembangan pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) pada September 2025 menunjukkan dinamika beragam. Berdasarkan Berita Resmi Statistik No. 61/11/52/Th. XIX yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB pada 3 November 2025, tingkat hunian hotel tercatat menurun, sementara kunjungan wisatawan nusantara naik tipis.
BPS NTB melaporkan bahwa Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Bintang mencapai 45,67 persen pada September 2025, turun 3,13 poin dibandingkan Agustus 2025 yang sebesar 48,80 persen. Jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, TPK ini juga turun 5,91 poin dari 51,58 persen.
Penurunan juga terjadi pada TPK Hotel Nonbintang yang tercatat sebesar 33,86 persen. Angka tersebut merosot 4,36 poin dibandingkan Agustus 2025 (38,22 persen) dan turun 0,36 poin dibandingkan September 2024 (34,22 persen).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rata-rata Lama Menginap (RLM) menunjukkan pola berbeda. Pada Hotel Bintang, RLM meningkat menjadi 1,95 hari atau naik 0,13 hari dibandingkan Agustus 2025 (1,82 hari). Namun, jika dibandingkan September 2024, angka ini turun 0,05 hari dari 2,00 hari.
Sementara itu, RLM Hotel Nonbintang menurun menjadi 1,58 hari, turun 0,03 hari dibandingkan Agustus 2025 (1,61 hari) dan turun 0,04 hari dibandingkan September 2024 (1,62 hari).
Jumlah tamu yang menginap di Hotel Bintang selama September 2025 tercatat 121.227 orang, terdiri atas 71.674 tamu dalam negeri (59,12 persen) dan 49.553 tamu luar negeri (40,88 persen). Pada Hotel Nonbintang, jumlah tamu tercatat lebih tinggi, yakni 136.385 orang, terdiri dari 58.300 tamu dalam negeri (42,75 persen) dan 78.085 tamu luar negeri (57,25 persen).
Di sektor kedatangan wisatawan, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) mencapai 9.333 orang. Angka ini turun 8,56 persen dibandingkan Agustus 2025 yang tercatat 10.207 orang.
Berbeda dengan wisman, jumlah wisatawan nusantara (wisnus) pada September 2025 justru mengalami kenaikan. BPS mencatat 1.269.281 wisnus berkunjung, naik 1,88 persen dari Agustus 2025 yang sebanyak 1.245.830 orang.
BPS NTB menyimpulkan bahwa meski tingkat hunian hotel mengalami penurunan, pergerakan wisatawan domestik tetap memberikan kontribusi positif terhadap aktivitas pariwisata di daerah tersebut.***
Penulis : Agus K Saputra
Editor : Ceraken Editor































