Pelajar Jadi Jurnalis Digital, Siapa Takut!

Minggu, 18 September 2022 - 20:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CERAKEN.ID – Pada suatu kesempatan Presiden Jokowi pernah bertanya kepada seorang siswa SD perihal cita-citanya di masa depan.

Si anak dengan semangat dan lantang menjawab ingin jadi youtuber. Spontan suasana menjadi riuh dan presiden pun dibikin tertawa.

Si anak dengan semangat dan lantang menjawab ingin jadi youtuber. Spontan suasana menjadi riuh dan presiden pun dibikin tertawa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nyatanya, konten kreator kini menjelma sebagai salah satu profesi yang digandrungi kawula muda. Jurnalis digital menjadi bagian dari konten kreator yang fokus menulis dan meramu fakta dan data serta peristiwa sebagai bahan berita.

Tentu bukan itu satu-satunya alasan SMA Negeri 1 Pringgabaya bekerjasama dengan Aliansi Jurnalis Independen Kota Mataram melaksanakan Ngaji Jurnalistik yang digelar pada Sabtu (17/9).

Menurut Wakil Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Pringgabaya Saleh SPd mengungkapkan, kegiatan ngaji jurnalistik diharapkan meningkatkan literasi siswa di era digital.”Tujuannya adalah meningkatkan literasi dan pemahaman pelajar tentang dunia jurnalistik. Kami mengapresiasi kegiatan ngAJI Jurnalistik ini, walaupun saya pribadi tidak begitu mengetahui ilmu jurnalistik ini,” katanya dikutip CERAKEN.ID dari suarantb.com.

Baca Juga :  Menakar Kedaulatan Pangan dari Kandang dan Kampus

Kegiatan ini menurutnya, sangat penting untuk meningkatkan literasi siswa di era perkembangan teknologi saat ini. Ia berharap, siswa SMAN 1 Pringgabaya memiliki minat mengembangkan diri di dunia kewartawanan.

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Mataram M. Kasim menyampaikan, program ngAJI jurnalistik adalah metode pembelajaran bagi pelajar maupun mahasiswa untuk mengenal teknik reportase serta memahami dunia kewartawanan.

Tantangan di era teknologi 4.0 adalah ketergantungan siswa pada gawai,sehingga kesempatan untuk membaca dan menulis sangat rendah. “Saya selalu bertanya pada siswa maupun mahasiswa berapa jam membaca dan berapa jam bermain media sosial. Tantangan saat ini adalah ketergantungan terhadap gadget,” terangnya.

Baca Juga :  Menakar Kedaulatan Pangan dari Kandang dan Kampus

Cem sapaan akrabnya menyampaikan, tingkat literasi di Nusa Tenggara Barat di tahun 2021 berada pada posisi 10 di Indonesia. AJI Mataram memiliki tanggungjawab moril terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Selain ngAJI Jurnalistik sebutnya, juga ada program Batur (baca,tulis,dan tutur). Tujuan program ini meningkatkan pemahaman dan kesadaran kolektif siswa untuk mau membaca buku,menulis,dan bercerita setiap harinya. “ngAJI jurnalistik dan batur adalah program mendukung meningkatkan literasi siswa,” ujarnya.

Cem yang juga wartawan sebuah harian loksl yang terbit di Mataram mengharapkan, proses pembelajaran selama sehari memberikan dampak positif bagi siswa di SMAN 1 Pringgabaya. Pelatihan tidak hanya materi,melainkan siswa langsung praktik membahas isu aktual, liputan, mengedit berita, dan mempresentasikan hasil liputan. “Siswa kita minta liputan memanfaatkan gawai untuk mempermudah proses produksi berita,”ungkap dia. (*)

Berita Terkait

Menakar Kedaulatan Pangan dari Kandang dan Kampus
Pengabdian yang Dihidupi: Kongso Sukoco, Teater, dan Etika Kesetiaan
Lalu Anis Mujahid Akbar Terima “Pinangan” Peserta Muswil, Siap Pimpin Dekopinwil NTB
Laporan Muswil Dekopinwil NTB 2025: LPJ Diterima Aklamasi, Sinergi dengan Pemerintah Jadi Penegas Arah Baru
Gubernur NTB Buka Muswil Dekopin 2025: “Akhirnya Dekopin Ada Juga”
Peran Strategis BUMN dan Perguruan Tinggi dalam Akselerasi Pariwisata Berkelanjutan di NTB
Transition: Membaca Ruang Batin, Budaya, dan Perubahan dalam Perupa Lalu Syaukani
Dua Ulama Aswaja dalam Satu Panggung Tabligh Akbar di Lombok: TGB Zainul Majdi dan Ustad Abdul Somad

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:15 WITA

Menakar Kedaulatan Pangan dari Kandang dan Kampus

Minggu, 14 Desember 2025 - 20:48 WITA

Pengabdian yang Dihidupi: Kongso Sukoco, Teater, dan Etika Kesetiaan

Rabu, 10 Desember 2025 - 14:23 WITA

Lalu Anis Mujahid Akbar Terima “Pinangan” Peserta Muswil, Siap Pimpin Dekopinwil NTB

Rabu, 10 Desember 2025 - 08:51 WITA

Laporan Muswil Dekopinwil NTB 2025: LPJ Diterima Aklamasi, Sinergi dengan Pemerintah Jadi Penegas Arah Baru

Selasa, 9 Desember 2025 - 17:24 WITA

Gubernur NTB Buka Muswil Dekopin 2025: “Akhirnya Dekopin Ada Juga”

Berita Terbaru

Ia telah menemukan rumahnya di lagu, di niat baik, dan di harapan agar manusia mau bangun, bergerak, dan memberi dampak (Foto: aks)

TOKOH & INSPIRASI

Terpararerai: Musik, Doa, dan Upaya Bangun yang Berdampak

Sabtu, 24 Jan 2026 - 08:50 WITA