Satgas Bencana dan Semangat Kebersamaan di Jantung Kota Mataram

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelayanan publik yang baik tidak hanya lahir dari kebijakan, tetapi juga dari hubungan kemanusiaan yang hangat antara pemimpin dan mereka yang bekerja di lapangan (Foto: ist)

Pelayanan publik yang baik tidak hanya lahir dari kebijakan, tetapi juga dari hubungan kemanusiaan yang hangat antara pemimpin dan mereka yang bekerja di lapangan (Foto: ist)

CERAKEN.ID — Suasana hangat dan penuh keakraban terasa di Halaman Kantor Wali Kota Mataram pada Jumat pagi (13/02/2026).

Di tengah rutinitas penanganan berbagai persoalan kebencanaan yang kerap melanda kota, jajaran Pemerintah Kota Mataram bersama Tim Satgas Bencana berkumpul dalam sebuah silaturahmi yang sarat makna: pertemuan sederhana namun penuh apresiasi terhadap para petugas yang selama ini bekerja di garis depan.

Kegiatan tersebut menjadi momen istimewa karena Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, secara langsung menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh anggota Satgas Bencana yang selama ini berjibaku menangani berbagai peristiwa alam, mulai dari banjir, hujan disertai angin kencang, hingga fenomena rob yang kerap mengganggu kawasan pesisir Ampenan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, wali kota menegaskan bahwa kerja keras para petugas di lapangan merupakan tulang punggung keberhasilan pemerintah dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat saat situasi darurat terjadi.

Ia mengakui, berbagai kebijakan dan instruksi yang disusun di tingkat pemerintahan tidak akan berarti tanpa kesiapan dan dedikasi petugas yang turun langsung menghadapi kondisi di lapangan.

Baca Juga :  Konsultasi Publik RKPD 2027: Menyatukan Arah Pembangunan Kota Mataram

Ucapan apresiasi itu disampaikan dengan nada tulus. Menurutnya, Satgas Bencana telah menunjukkan kekompakan, loyalitas, serta tanggung jawab yang tinggi dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Ia pun mengingatkan pentingnya menjaga solidaritas antaranggota serta tetap menjunjung loyalitas dalam struktur kerja masing-masing instansi.

Apresiasi yang diberikan pemerintah kota tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi penguat semangat bagi para petugas untuk terus hadir saat masyarakat membutuhkan. (Foto: ist)

Silaturahmi tersebut tidak hanya berlangsung formal. Suasana cair tercipta ketika wali kota secara spontan mengajak peserta berinteraksi melalui pertanyaan ringan seputar program pemerintah yang sedang digencarkan untuk menangani persoalan sampah di kota.

Jawaban mengenai program Tempah Dedoro pun langsung mendapat apresiasi berupa hadiah bagi peserta yang mampu menjawabnya dengan tepat.

Kegiatan yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Mataram, Ketua TP PKK Kota Mataram, staf ahli, para asisten, serta pimpinan organisasi perangkat daerah itu diawali dengan senam bersama. Momen tersebut menjadi ajang penyegaran setelah para petugas menghadapi tekanan tugas di lapangan yang kerap berlangsung tanpa mengenal waktu.

Rangkaian acara ditutup dengan pembagian doorprize yang semakin menambah semarak suasana. Tawa dan canda terlihat di wajah para anggota Satgas Bencana, menjadi pelepas penat setelah sekian lama bergelut dengan situasi darurat yang menuntut kesiapsiagaan tinggi.

Baca Juga :  Jejak Maulana Syaikh di Museum NTB: Merawat Warisan Ulama, Pendidik, dan Pejuang Kebangkitan Tanah Air

Di balik keceriaan itu, tersirat pesan penting: bahwa para petugas kebencanaan bukan sekadar aparatur, tetapi juga manusia yang membutuhkan perhatian, penghargaan, dan ruang kebersamaan. Silaturahmi ini menjadi pengingat bahwa kerja kemanusiaan membutuhkan solidaritas, bukan hanya prosedur dan perintah.

Di tengah tantangan perubahan cuaca dan meningkatnya risiko bencana di kawasan perkotaan, keberadaan Satgas Bencana Kota Mataram menjadi garda terdepan dalam menjaga keselamatan warga.

Apresiasi yang diberikan pemerintah kota tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi penguat semangat bagi para petugas untuk terus hadir saat masyarakat membutuhkan.

Pada akhirnya, kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pelayanan publik yang baik tidak hanya lahir dari kebijakan, tetapi juga dari hubungan kemanusiaan yang hangat antara pemimpin dan mereka yang bekerja di lapangan.

Di situlah letak kekuatan sebenarnya dari pelayanan kebencanaan: solidaritas dan kepedulian yang hidup di tengah masyarakat.**

Penulis : aks

Editor : Ceraken Editor

Sumber Berita : akun PPID Kota Mataram

Berita Terkait

Menjaga Warisan, Menata Masa Depan: Mendesak Reformasi Pendanaan dan Tata Kelola Cagar Budaya di NTB
Konsultasi Publik RKPD 2027: Menyatukan Arah Pembangunan Kota Mataram
Mayura dan Ikhtiar Merawat Ingatan Kota
Jejak Maulana Syaikh di Museum NTB: Merawat Warisan Ulama, Pendidik, dan Pejuang Kebangkitan Tanah Air
Pentas Selasa Warjack: Ruang Kreatif yang Menghidupkan Denyut Seni di Taman Budaya NTB
Menata Hati ASN Menyambut Ramadhan di Kota Mataram
Melawan Sampah Plastik Lewat Kanvas: Spirit Ekologis dalam Karya I Nyoman Sandiya
Merawat Kota Lewat Kolaborasi: Ketika Dunia Usaha Turut Menjaga Ketahanan Mataram

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 07:25 WITA

Menjaga Warisan, Menata Masa Depan: Mendesak Reformasi Pendanaan dan Tata Kelola Cagar Budaya di NTB

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:59 WITA

Satgas Bencana dan Semangat Kebersamaan di Jantung Kota Mataram

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:56 WITA

Konsultasi Publik RKPD 2027: Menyatukan Arah Pembangunan Kota Mataram

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:05 WITA

Mayura dan Ikhtiar Merawat Ingatan Kota

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:24 WITA

Jejak Maulana Syaikh di Museum NTB: Merawat Warisan Ulama, Pendidik, dan Pejuang Kebangkitan Tanah Air

Berita Terbaru

Puisi-puisi tersebut tidak mencoba menjadi rumit, tetapi mampu menyampaikan rasa secara langsung. Dari kesederhanaan itu, pembaca menemukan kedalaman makna (Foto: aks/ceraken,id)

BEDAH BUKU

Menyusuri Utara, Menemukan Kembali Jejak Persahabatan dan Puisi

Sabtu, 14 Feb 2026 - 21:17 WITA

BUDAYA

Menyigi Jejak Peradaban di Provinsi Nusa Tenggara Barat

Sabtu, 14 Feb 2026 - 20:28 WITA

Pelayanan publik yang baik tidak hanya lahir dari kebijakan, tetapi juga dari hubungan kemanusiaan yang hangat antara pemimpin dan mereka yang bekerja di lapangan (Foto: ist)

AJONG MENTARAM

Satgas Bencana dan Semangat Kebersamaan di Jantung Kota Mataram

Jumat, 13 Feb 2026 - 19:59 WITA