CERAKEN.ID — Suasana hangat dan penuh keakraban terasa di Halaman Kantor Wali Kota Mataram pada Jumat pagi (13/02/2026).
Di tengah rutinitas penanganan berbagai persoalan kebencanaan yang kerap melanda kota, jajaran Pemerintah Kota Mataram bersama Tim Satgas Bencana berkumpul dalam sebuah silaturahmi yang sarat makna: pertemuan sederhana namun penuh apresiasi terhadap para petugas yang selama ini bekerja di garis depan.
Kegiatan tersebut menjadi momen istimewa karena Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, secara langsung menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh anggota Satgas Bencana yang selama ini berjibaku menangani berbagai peristiwa alam, mulai dari banjir, hujan disertai angin kencang, hingga fenomena rob yang kerap mengganggu kawasan pesisir Ampenan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, wali kota menegaskan bahwa kerja keras para petugas di lapangan merupakan tulang punggung keberhasilan pemerintah dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat saat situasi darurat terjadi.
Ia mengakui, berbagai kebijakan dan instruksi yang disusun di tingkat pemerintahan tidak akan berarti tanpa kesiapan dan dedikasi petugas yang turun langsung menghadapi kondisi di lapangan.
Ucapan apresiasi itu disampaikan dengan nada tulus. Menurutnya, Satgas Bencana telah menunjukkan kekompakan, loyalitas, serta tanggung jawab yang tinggi dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Ia pun mengingatkan pentingnya menjaga solidaritas antaranggota serta tetap menjunjung loyalitas dalam struktur kerja masing-masing instansi.

Silaturahmi tersebut tidak hanya berlangsung formal. Suasana cair tercipta ketika wali kota secara spontan mengajak peserta berinteraksi melalui pertanyaan ringan seputar program pemerintah yang sedang digencarkan untuk menangani persoalan sampah di kota.
Jawaban mengenai program Tempah Dedoro pun langsung mendapat apresiasi berupa hadiah bagi peserta yang mampu menjawabnya dengan tepat.
Kegiatan yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Mataram, Ketua TP PKK Kota Mataram, staf ahli, para asisten, serta pimpinan organisasi perangkat daerah itu diawali dengan senam bersama. Momen tersebut menjadi ajang penyegaran setelah para petugas menghadapi tekanan tugas di lapangan yang kerap berlangsung tanpa mengenal waktu.
Rangkaian acara ditutup dengan pembagian doorprize yang semakin menambah semarak suasana. Tawa dan canda terlihat di wajah para anggota Satgas Bencana, menjadi pelepas penat setelah sekian lama bergelut dengan situasi darurat yang menuntut kesiapsiagaan tinggi.
Di balik keceriaan itu, tersirat pesan penting: bahwa para petugas kebencanaan bukan sekadar aparatur, tetapi juga manusia yang membutuhkan perhatian, penghargaan, dan ruang kebersamaan. Silaturahmi ini menjadi pengingat bahwa kerja kemanusiaan membutuhkan solidaritas, bukan hanya prosedur dan perintah.
Di tengah tantangan perubahan cuaca dan meningkatnya risiko bencana di kawasan perkotaan, keberadaan Satgas Bencana Kota Mataram menjadi garda terdepan dalam menjaga keselamatan warga.
Apresiasi yang diberikan pemerintah kota tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi penguat semangat bagi para petugas untuk terus hadir saat masyarakat membutuhkan.
Pada akhirnya, kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pelayanan publik yang baik tidak hanya lahir dari kebijakan, tetapi juga dari hubungan kemanusiaan yang hangat antara pemimpin dan mereka yang bekerja di lapangan.
Di situlah letak kekuatan sebenarnya dari pelayanan kebencanaan: solidaritas dan kepedulian yang hidup di tengah masyarakat.**
Penulis : aks
Editor : Ceraken Editor
Sumber Berita : akun PPID Kota Mataram


































