Wabup Rumaksi Hadiri Pelepasan Pawai Taaruf Dalam Hultah NWDI

Sabtu, 17 September 2022 - 07:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CERAKEN ID- Wakil Bupati Kabupaten Lombok Timur H. Rumaksi Sj. menghadiri pelepasan pawai taaruf dalam rangka memperingati Hultah NWDI ke-87 Jumat (16/9). Pawai yang sudah vakum selama tiga tahun lantaran Covid-19 itu diikuti tak kurang dari 17.900 peserta dari 83 kontingen, mulai dari tingkat TK, PAUD, RA (8 kontingen), tingkat SD/MI (15 kontingen) dan MTS/MA (60 kontingen).

Pada kesempatan itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) KH. Muhammad Zainul Majdi yang kerap disapa Tuan Guru Bajang (TGB) itu melepas peserta pawai dan memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi mengawal rangkaian kegiatan NWDI tersebut. Ia berharap agar kegiatan itu mendapat berkah dan kebahagiaan bagi keluarga besar NWDI di Pancor. “Mudah-mudahan cuacanya bagus dan suasana aman serta keadaan hati dipenuhi dengan sukacita dan kesenangan,” ungkapnya. Tak lupa juga Ia memberikan apresiasi kepada TNI dan Polri atas pengawalan dan pendampingan untuk seluruh peserta pawai.

Pawai yang dilepas dari utara Taman Makam Pahlawan Rinjani Selong itu mendapat sambutan dan antusias masyarakat. Arak-arakan panjang ini menampilkan berbagai macam pertunjukkan seperti: drumband, yel-yel, pakaian tradisional berbagai daerah, hingga peserta yang kreatif mengaransemen lagu NWDI.

Masyarakat sangat antusias menyaksikan pawai taaruf tersebut. Hal itu dapat dilihat dari ribuan warga yang sudah berdiri di sepanjang jalan yang akan dilewati peserta, bahkan sejak sebelum pawai dilepas. Adapun rute yang akan dilewati adalah perempatan Bank BRI belok kanan, melewati jalan Prof dr. Soepomo dan berbelok di jalan Prof. M. Yamin lurus hingga SPBU Pertamina Pancor, selanjutnya berputar menuju jalan TGH. Zainuddin Abdul Majid dan berhenti di MTS NW Mualimin Pancor.

Sebelum pawai taaruf ini, juga dilaksanakan rangkaian kegiatan pra Hultah yang dibuka dengan hiziban akbar dan diikuti oleh puluhan ribu santri di lingkungan Yayasan Hamzanwadi. Selain itu digelar pula berbagai macam lomba diantaranya: pidato, mewarnai, gerak jalan tepat waktu, parade lari marathon, marchingband, juga pentas seni solawat***

Berita Terkait

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya
Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup
Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner
Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional
Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya
Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika
Kinerja Cemerlang Pj Bupati Lobar Tuai Apresiasi Kemendagri, H. Ilham: Ini Hasil Kolaborasi Bersama
Banjir Hantam  Desa Aikmel Barat Lombok Timur. Ternyata ini Penyebabnya!

Berita Terkait

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:24 WITA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:05 WITA

Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner

Sabtu, 15 Februari 2025 - 20:47 WITA

Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional

Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:40 WITA

Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya

Kamis, 13 Februari 2025 - 20:24 WITA

Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika

Berita Terbaru

Bangunan bersejarah peninggalan Belanda di Taman Suranadi. (Inside Lombok/Yudina)

WARISAN NUSANTARA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Minggu, 16 Feb 2025 - 19:24 WITA