CERAKEN.ID- Mataram, — Di balik meriahnya rangkaian Pentas Seni NTB 2025, ada satu sosok yang hampir tak pernah absen menemani tiga hari penuh gelaran itu: Dody Setiawan, staf Taman Budaya Provinsi NTB yang bertugas sebagai pembawa acara.
Suara lantang, gaya komunikatif, dan energinya yang konsisten menjadi pengikat bagi setiap segmen yang tampil di panggung.
“Seru. Bisa menyaksikan talenta-talenta muda beraksi membawakan ragam seni baik tradisional maupun modern,” ujar Dody dengan antusias saat ditemui di sela-sela acara. Baginya, menjadi MC bukan sekadar membacakan rundown, tetapi ikut menjaga suasana agar tetap hidup.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ditanya tentang resep menjaga performa sepanjang tiga hari yang padat, Dody menyebut tiga hal: istirahat cukup, penguasaan materi, dan kerja sama tim.
“Yang penting istirahat yang cukup, menguasai product knowledge supaya pas nge-MC bisa menyampaikan pesan acara ke penonton,” ujarnya.
Tidak kalah penting, tambahnya, adalah relasi yang terbangun di balik panggung. “Serta membangun chemistry dengan tim. Baik dari penyelenggara dan PIC talent di backstage. Itu yang bikin alur acara jadi enak dan kita tetap semangat.”
Dengan perannya yang stabil dari awal hingga akhir gelaran, Dody menjadi bagian penting yang memastikan Pesta Seni NTB 2025 berjalan lancar, menghubungkan penampil, penyelenggara, dan penonton dalam satu panggung apresiasi seni (Aks).
Penulis : Aks
Editor : Ceraken Editor
Sumber Berita : Liputan































