CERAKEN.ID– Tahun 2025 menjadi catatan penting bagi PT Pegadaian Cabang Ampenan. Di tengah dinamika ekonomi dan perubahan perilaku masyarakat yang semakin digital, cabang ini justru mampu mencatatkan capaian kinerja yang melampaui target di berbagai indikator utama.
Pencapaian tersebut tidak hanya menunjukkan performa bisnis yang positif, tetapi juga mencerminkan strategi manajemen yang efektif dalam membangun kerja tim, disiplin organisasi, dan pendekatan pelayanan kepada masyarakat.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi fondasi optimisme menghadapi target kinerja tahun 2026 yang lebih menantang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah indikator utama kinerja Pegadaian Cabang Ampenan pada tahun 2025 menunjukkan angka di atas target yang ditetapkan perusahaan.
Outstanding Loan (OSL) Gross tercatat mencapai 110 persen dari target. Angka ini menggambarkan pertumbuhan penyaluran pembiayaan yang tetap sehat sekaligus menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Pegadaian.
Kualitas Kredit Gadai juga mencapai 110 persen, demikian pula Kualitas Kredit Non Gadai yang berhasil berada pada angka 110 persen. Artinya, pertumbuhan bisnis tetap diiringi dengan kualitas pengelolaan kredit yang terjaga, sehingga risiko pembiayaan dapat dikendalikan dengan baik.
Pencapaian paling menonjol terlihat pada indikator Nasabah Baru yang mencapai 181 persen dari target. Lonjakan ini menandakan semakin luasnya jangkauan layanan Pegadaian di masyarakat serta meningkatnya kepercayaan publik terhadap berbagai produk pembiayaan dan investasi yang ditawarkan.
Sementara itu, produk Tabungan Emas juga mencatat capaian 110 persen, menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berinvestasi dalam bentuk emas secara bertahap dan terjangkau.
Di sisi lain, transformasi digital Pegadaian juga memperlihatkan hasil positif dengan capaian Transaksi Digital sebesar 110 persen. Hal ini menandakan perubahan perilaku nasabah yang semakin nyaman menggunakan layanan digital dalam bertransaksi.
Strategi Kepemimpinan yang Menjadi Kunci
Ketika ditanya mengenai strategi yang dijalankan hingga mampu mencapai kinerja tersebut, Pemimpin PT Pegadaian Cabang Ampenan, Samsuri, S.Sos menekankan pentingnya keteladanan seorang pemimpin.
Menurutnya, seorang pemimpin tidak cukup hanya memberi perintah, tetapi harus mampu memberikan contoh langsung kepada tim.
“Sebagai leader, kita harus memberi contoh dan teladan, misalnya disiplin. Jam tujuh pagi kita sudah harus ada di kantor. Jadi bukan hanya memerintah, tetapi kita menunjukkan langsung kepada tim bagaimana bekerja dengan disiplin,” ujarnya.
Samsuri menambahkan bahwa pemahaman terhadap data menjadi bagian penting dalam pengelolaan organisasi modern. Setiap anggota tim harus mengetahui target kinerja dan Key Performance Indicator (KPI) yang harus dicapai.
Monitoring dan evaluasi dilakukan setiap hari agar perkembangan kinerja dapat terpantau secara real time. Dengan begitu, setiap hambatan dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi.
Selain itu, Pegadaian Cabang Ampenan juga rutin menggelar morning briefing setiap hari Senin untuk memastikan seluruh tim memiliki arah kerja yang sama. Forum ini menjadi ruang koordinasi sekaligus penyamaan persepsi terhadap target yang sedang dikejar.
Tak hanya itu, kegiatan sharing and learning juga digelar setiap bulan untuk membahas capaian kinerja, mengevaluasi strategi, sekaligus merumuskan langkah baru apabila terdapat indikator yang belum menunjukkan progres optimal.
Semua anggota tim dilibatkan agar muncul rasa memiliki terhadap target bersama.
Target 2026 yang Lebih Menantang
Memasuki tahun 2026, Pegadaian Cabang Ampenan telah menyiapkan target kinerja yang lebih tinggi. Outstanding Loan Gross ditargetkan mencapai Rp203 miliar atau sekitar 32,42 persen peningkatan dibanding target tahun sebelumnya.
Sementara itu, jumlah Nasabah Baru ditargetkan mencapai 9.193 orang atau meningkat 149 persen dibanding capaian target sebelumnya. Produk Tabungan Emas juga diharapkan tumbuh dengan target akumulasi sebesar 3.150 gram atau naik 53,36 persen.
Target tersebut tentu tidak ringan. Namun, manajemen tetap optimistis dapat mencapainya dengan mempertahankan strategi yang telah berjalan sekaligus memperkuat kolaborasi internal.
Menguatkan Semangat TEAM dan Kolaborasi
Menurut Samsuri, kunci pencapaian berikutnya adalah penguatan semangat TEAM, singkatan dari Together Everyone Achieve More. Prinsip ini menekankan bahwa keberhasilan organisasi merupakan hasil kerja kolektif, bukan kerja individu semata.
Selain penguatan internal, kolaborasi dengan mitra dalam ekosistem Holding Ultra Mikro juga akan terus ditingkatkan. Sinergi dengan berbagai pihak diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan Pegadaian ke masyarakat.
Langkah lain yang menjadi fokus adalah percepatan pengembangan Agen Pegadaian. Kehadiran agen di berbagai titik diharapkan mempermudah akses masyarakat terhadap layanan Pegadaian, sekaligus memperluas basis nasabah.
Pelayanan Keuangan yang Semakin Dekat dengan Masyarakat
Capaian Pegadaian Cabang Ampenan pada tahun 2025 memperlihatkan bahwa lembaga keuangan milik negara ini tetap relevan di tengah perubahan zaman.
Dengan kombinasi layanan konvensional dan digital, Pegadaian terus menjadi solusi keuangan masyarakat, mulai dari pembiayaan hingga investasi emas.
Kinerja positif ini sekaligus menunjukkan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya bergantung pada strategi bisnis, tetapi juga pada kepemimpinan yang memberi teladan, budaya kerja yang disiplin, serta kerja tim yang solid.
Dengan fondasi tersebut, Pegadaian Cabang Ampenan menatap tahun 2026 dengan optimisme, membawa semangat baru untuk terus tumbuh bersama masyarakat dan memperkuat peran Pegadaian sebagai sahabat finansial masyarakat Indonesia. (aks)
Penulis : aks
Editor : Ceraken Editor
Sumber Berita : liputan


































