Kapal Nelayan di Lombok Belum Kantongi Surat Persetujuan Berlayar

- Pewarta

Senin, 18 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOK BARAT (ceraken.id)- Syahbandar dari Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kayangan, Faisal Cahyadi, menyoroti masalah serius yang masih dihadapi oleh sejumlah kapal nelayan, terutama kapal penumpang tradisional dengan GT 70-100, yang belum mengantongi Surat Persetujuan Berlayar (SPB).

Meskipun proses pembuatan SPB kini lebih mudah dengan adanya aplikasi daring, banyak kapal yang belum memiliki dokumen tersebut. Menurut Faisal, diperlukan fasilitator agar nelayan dapat lebih cepat dalam memperoleh SPB.

Faisal menjelaskan kapal dengan GT di bawah 7 ton belum memiliki sertifikatnya, padahal sertifikat keselamatan menjadi bukti bahwa kapal layak melaut. Surat persetujuan berlayar dari syahbandar diperlukan untuk berlayar dari satu pelabuhan ke pelabuhan lain, namun syaratnya adalah adanya SPB. Meskipun proses pembuatan SPB sebenarnya tidak sulit, namun kerjasama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, sangat diperlukan

Selain itu, Faisal juga menyoroti pentingnya keselamatan kapal, termasuk standar material konstruksi, kelistrikan, dan elektronik yang harus dipenuhi. Belakangan, kejadian tabrakan di Bajo yang melibatkan kapal kayu dan kargo menunjukkan betapa pentingnya kesiapan alat navigasi dan kecakapan SDM di atas kapal.

Baca Juga :  Polsek Praya Barat Daya Berikan Bantuan Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis kepada Lansia di Desa Pandan Tinggang

Masalah keselamatan tidak hanya terkait dengan pengurusan dokumen, tetapi juga terkait dengan stabilitas kapal dan penggunaan muatan yang tepat. Keselamatan pelayaran adalah tanggung jawab bersama, dan semua pihak harus turut serta dalam memastikan konektivitas pelayaran yang aman dan terjamin.***

Berita Terkait

Polsek Praya Barat Daya Berikan Bantuan Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis kepada Lansia di Desa Pandan Tinggang
Aktivis Lotim Bersama Para Sopir Dum Truk Hearing dengan Pj Bupati
Selama Panen Raya, MRMP Sumbawa Beroperasi 24 Jam
Puncak Hardiknas, Pj Gubernur NTB Serahkan Penghargaan AiSO di Sembalun
Pangdam IX/Udayana Panen Raya Jagung dan Deklarasi Patriot Pangan di Lombok Timur
Expo Gallery Dekranasda Kota Mataram Pamerkan Karya Lokal
Desa Batu Nampar Selatan Dapatkan Program Perpipaan Air Bersih
Mentan Ancam Cabut Izin Distributor Pupuk yang Persulit Petani

Berita Terkait

Minggu, 26 Mei 2024 - 19:45 WITA

Polsek Praya Barat Daya Berikan Bantuan Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis kepada Lansia di Desa Pandan Tinggang

Rabu, 15 Mei 2024 - 00:54 WITA

Aktivis Lotim Bersama Para Sopir Dum Truk Hearing dengan Pj Bupati

Senin, 6 Mei 2024 - 23:27 WITA

Selama Panen Raya, MRMP Sumbawa Beroperasi 24 Jam

Minggu, 5 Mei 2024 - 13:01 WITA

Puncak Hardiknas, Pj Gubernur NTB Serahkan Penghargaan AiSO di Sembalun

Minggu, 5 Mei 2024 - 08:41 WITA

Pangdam IX/Udayana Panen Raya Jagung dan Deklarasi Patriot Pangan di Lombok Timur

Jumat, 3 Mei 2024 - 13:55 WITA

Expo Gallery Dekranasda Kota Mataram Pamerkan Karya Lokal

Jumat, 3 Mei 2024 - 13:34 WITA

Desa Batu Nampar Selatan Dapatkan Program Perpipaan Air Bersih

Jumat, 3 Mei 2024 - 13:29 WITA

Mentan Ancam Cabut Izin Distributor Pupuk yang Persulit Petani

Berita Terbaru

SOCIAL & POLITIC

ZulUhel Disebut Pasangan Pemimpin yang Merakyat, Ini Kata Mereka!

Minggu, 9 Jun 2024 - 13:19 WITA

Translate »