Mangrove di Lombok Barat Jadi Tren

- Pewarta

Kamis, 11 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penanaman mangrove oleh mahasiswa Universitas Mataram dan UIN Mataram, 2021, di Bagek Kembar, Lembar Selatan, Lombok Barat.

Penanaman mangrove oleh mahasiswa Universitas Mataram dan UIN Mataram, 2021, di Bagek Kembar, Lembar Selatan, Lombok Barat.

LOMBOK BARAT ,(ceraken.id)Penanaman mangrove di perairan Lombok Barat atau di kawasan teluk menjadi tren hari-hari ini. Mangrove ditanam dengan cara diikat didekat bambu agar tidak terhempas ombak. Melalui media tanam seperti itu, dan didukung perairan teluk yang relatif tenang memudahkan mangrove tumbuh dan berkembang dengan baik.

Di Lombok Barat, pengembangan kawasan tanaman mangrove terus diupayakan masyarakat di sekitar Teluk Lembar. Salah satunya yang dilakukan H. Agus Alwi dengan mengembangkan kawasan tanaman mangrove di Bagek Kembar, Cendi Manik, Kecamatan Sekotong. Kawasan yang tadinya budidaya perikanan kini menjadi pengembangan ekosistem kelautan.

Baca Juga :  Polsek Praya Barat Daya Berikan Bantuan Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis kepada Lansia di Desa Pandan Tinggang

“Apresiasi yang mendalam bagi semua pihak yang telah berkontribusi,” kata Agus kepada RRI Mataram, Maret 2024, di Bagek Kembar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

RRI Mataram yang berkesempatan ikut menanam mangrove di Bagek Kembar periode 2021 dan 2022, melihat langsung tumbuh kembang mangrove yang penuh tantangan. Hambatan karena berpotensi terhempas ombak, dan banjir. Sehingga untuk mengurangi risiko terkena ombak dan banjir, pengelola menandai area penanaman dengan membangun pagar pembatas.

Baca Juga :  Polsek Praya Barat Daya Berikan Bantuan Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis kepada Lansia di Desa Pandan Tinggang

Agus Halwi mengatakan, cukup banyak pihak yang telah berkontribusi membangun ekosistem mangrove di Bagek Kembar. Lebih lagi kontribusi tersebut datang dari anak muda atau mahasiswa. Penanam mangrove di Bagek kembar selain dari institusi pemerintah juga datang dari organisasi dan kemahasiswaan. Kontribusi dilakukan secara swadaya dan mendapat atensi dari pengelola***

 

 

Berita Terkait

Polsek Praya Barat Daya Berikan Bantuan Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis kepada Lansia di Desa Pandan Tinggang
Aktivis Lotim Bersama Para Sopir Dum Truk Hearing dengan Pj Bupati
Selama Panen Raya, MRMP Sumbawa Beroperasi 24 Jam
Puncak Hardiknas, Pj Gubernur NTB Serahkan Penghargaan AiSO di Sembalun
Pangdam IX/Udayana Panen Raya Jagung dan Deklarasi Patriot Pangan di Lombok Timur
Expo Gallery Dekranasda Kota Mataram Pamerkan Karya Lokal
Desa Batu Nampar Selatan Dapatkan Program Perpipaan Air Bersih
Mentan Ancam Cabut Izin Distributor Pupuk yang Persulit Petani

Berita Terkait

Minggu, 26 Mei 2024 - 19:45 WITA

Polsek Praya Barat Daya Berikan Bantuan Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis kepada Lansia di Desa Pandan Tinggang

Rabu, 15 Mei 2024 - 00:54 WITA

Aktivis Lotim Bersama Para Sopir Dum Truk Hearing dengan Pj Bupati

Senin, 6 Mei 2024 - 23:27 WITA

Selama Panen Raya, MRMP Sumbawa Beroperasi 24 Jam

Minggu, 5 Mei 2024 - 13:01 WITA

Puncak Hardiknas, Pj Gubernur NTB Serahkan Penghargaan AiSO di Sembalun

Minggu, 5 Mei 2024 - 08:41 WITA

Pangdam IX/Udayana Panen Raya Jagung dan Deklarasi Patriot Pangan di Lombok Timur

Jumat, 3 Mei 2024 - 13:55 WITA

Expo Gallery Dekranasda Kota Mataram Pamerkan Karya Lokal

Jumat, 3 Mei 2024 - 13:34 WITA

Desa Batu Nampar Selatan Dapatkan Program Perpipaan Air Bersih

Jumat, 3 Mei 2024 - 13:29 WITA

Mentan Ancam Cabut Izin Distributor Pupuk yang Persulit Petani

Berita Terbaru

Translate »