Mataram Siapkan Balai Rehabilitasi Sosial Anak

- Pewarta

Rabu, 13 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM (ceraken.id)- Dinas Sosial Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), segera menyiapkan balai rehabilitasi sosial anak sebagai wadah pembinaan serta pemulihan secara terpadu bagi anak berhadapan dengan permasalahan sosial dan hukum.

“Balai rehabilitasi anak ini akan kita beri nama Balai Harum yang berfungsi untuk rawat jalan atau rumah singgah,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram Lalu Samsul Adnan di Mataram, Rabu.

Rawat jalan yang dimaksudkan, lanjutnya, pemulihan secara terpadu baik fisik, mental, maupun sosial, agar anak berhadapan dengan permasalahan sosial dan hukum baik sebagai korban, pelaku, maupun saksi, harus dipastikan mendapatkan pendampingan dan penanganan maksimal.

Untuk penanganan masalah sosial anak baik itu anak jalanan, gelandangan, pengemis, ataupun anak berhadapan dengan hukum, pihaknya sudah memiliki tim pembinaan dan pendampingan.

Selain itu saat ini Dinsos memiliki dua psikolog dan pekerja sosial (peksos) yang siap mendampingi anak-anak yang mengalami permasalahan sosial termasuk dengan hukum.

“Jangan sampai anak perlakukan anak sebagai pelaku, korban, dan saksi disamakan,” katanya.

Terkait dengan itu, lanjutnya, untuk mengoptimalkan layanan pembinaan dan pendampingan tersebut, keberadaan balai rehabilitasi sosial anak dinilai mendesak.

“Karena itu pembentukan balai rehabilitasi kita perjuangkan agar tahun ini bisa terbentuk,” katanya.

Baca Juga :  Polsek Praya Barat Daya Berikan Bantuan Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis kepada Lansia di Desa Pandan Tinggang

Sebagai tahap persiapan, pihaknya sudah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan beberapa pihak terkait, seperti Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Lembaga Perlindungan Anak (LPA), dan lembaga-lembaga terkait lainnya.

“Alhamdulillah, mereka memberikan dukungan untuk pembentukan balai tersebut,” katanya.

Sementara, lanjutnya, untuk saat ini penanganan masalah sosial anak dan anak berhadapan dengan hukum bekerja sama dengan DP3A dan LPA, serta lembaga terkait lainnya.

“Untuk penanganan permasalahan sosial anak, kami tidak bisa sendiri tapi harus secara kolektif dan terpadu,” katanya.***

 

 

 

Penulis : CR - 04

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita : Antara

Berita Terkait

Polsek Praya Barat Daya Berikan Bantuan Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis kepada Lansia di Desa Pandan Tinggang
Aktivis Lotim Bersama Para Sopir Dum Truk Hearing dengan Pj Bupati
Selama Panen Raya, MRMP Sumbawa Beroperasi 24 Jam
Puncak Hardiknas, Pj Gubernur NTB Serahkan Penghargaan AiSO di Sembalun
Pangdam IX/Udayana Panen Raya Jagung dan Deklarasi Patriot Pangan di Lombok Timur
Expo Gallery Dekranasda Kota Mataram Pamerkan Karya Lokal
Desa Batu Nampar Selatan Dapatkan Program Perpipaan Air Bersih
Mentan Ancam Cabut Izin Distributor Pupuk yang Persulit Petani
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 26 Mei 2024 - 19:45 WITA

Polsek Praya Barat Daya Berikan Bantuan Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis kepada Lansia di Desa Pandan Tinggang

Rabu, 15 Mei 2024 - 00:54 WITA

Aktivis Lotim Bersama Para Sopir Dum Truk Hearing dengan Pj Bupati

Senin, 6 Mei 2024 - 23:27 WITA

Selama Panen Raya, MRMP Sumbawa Beroperasi 24 Jam

Minggu, 5 Mei 2024 - 13:01 WITA

Puncak Hardiknas, Pj Gubernur NTB Serahkan Penghargaan AiSO di Sembalun

Minggu, 5 Mei 2024 - 08:41 WITA

Pangdam IX/Udayana Panen Raya Jagung dan Deklarasi Patriot Pangan di Lombok Timur

Jumat, 3 Mei 2024 - 13:55 WITA

Expo Gallery Dekranasda Kota Mataram Pamerkan Karya Lokal

Jumat, 3 Mei 2024 - 13:34 WITA

Desa Batu Nampar Selatan Dapatkan Program Perpipaan Air Bersih

Jumat, 3 Mei 2024 - 13:29 WITA

Mentan Ancam Cabut Izin Distributor Pupuk yang Persulit Petani

Berita Terbaru

SOCIAL & POLITIC

ZulUhel Disebut Pasangan Pemimpin yang Merakyat, Ini Kata Mereka!

Minggu, 9 Jun 2024 - 13:19 WITA

SOSIAL BUDAYA

“Merarik Kodek” Bukan Budaya Sasak Lombok

Selasa, 4 Jun 2024 - 12:49 WITA

Translate »