Hati-hati Sebarkan Postingan Hacker Bjorka, Netizen Bisa Dipenjara!

- Pewarta

Selasa, 13 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CERAKEN.ID – Interaksi dan kolaborasi yang melewati batasan geografis serta perbedaan budaya sejak era digitalisasi melahirkan tatanan baru etika digital yang mesti diperhatikan penggunanya. Dengan 204,7 juta pengguna internet setara 73,7 persen dari total populasi Indonesia, sebanyak191 juta telah aktif di media sosial.

“Pengguna harus selalu menyadari bahwa kita berinteraksi dengan manusia nyata di jaringan lain, bukan sekadar deretan huruf di layar monitor namun dengan karakter manusia sesungguhnya,” ujar Pustakawan ITS Surabaya, Mizati Dewi saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur pada Sabtu (10/9/2022). 

Berperilaku di dunia digital juga sama-sama memerlukan etika, meskipun komunikasi secara online dilakukan tanpa bertatap muka. Bahkan etika di dunia digital telah diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) No 11 Tahun 2008. Di mana berbagai aturan terkait konten dan informasi yang disebarkan di dunia maya tidak boleh sembarangan. 

Melanggar pasal dalam UU ITE, bahkan bisa mengancam pelakunya pada pidana penjara dan denda. Sudah banyak kasus terkait pelanggaran etika digital yang akhirnya berurusan dengan masalah hukum. Seperti pencemaran nama baik, ujaran kebencian hingga penyebaran konten negatif.

Pengguna harus paham apa yang pantas dan tidak dibagikan di media sosial. Hindari menggunggah konten negatif dalam status maupun komentar terkait hal yang melanggar kesusilaan, perjudian, penghinaan dan pencemaran nama baik, pemerasan dan pengancaman, penyebaran berita bohong yang mengakibatkan kerugian, serta ujaran kebencian terkait SARA. Perundungan di dunia maya atau cyber bullying yang memunculkan rasa takut korban tidak dibenarkan. 

Merespons perkembangan Teknologi Informasi Komputer (TIK), Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi melakukan kolaborasi dan mencanangkan program Indonesia Makin Cakap Digital. Program ini didasarkan pada empat pilar utama literasi digital yakni Kemampuan Digital, Etika Digital, Budaya Digital, dan Keamanan Digital. Melalui program ini, 50 juta masyarakat ditargetkan akan mendapat literasi digital pada tahun 2024.

Baca Juga :  Pemerintah Ancam Blokir Aplikasi X, Bila Ngeyel Membolehkan Konten Begini!

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siber Kreasi. 

Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli dibidangnya antara lain Pemeriksa Fakta Madindo, Eko Widianto, Relawan TIK Ngawi, Riskiadi Purwanto, serta Pustakawan ITS Surabaya, Mizati Dewi. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Makin Cakap Digital hubungi info.literasidigital.id dan cari tahu lewat akun media sosial Siberkreasi atau instagram @literasidigitalkominfo***

Berita Terkait

Pemerintah Ancam Blokir Aplikasi X, Bila Ngeyel Membolehkan Konten Begini!
Bisnis Digital Praktis: Cara Cepat Hasilkan Cuan
IJTI NTB Bakal Gelar Musda ke-V, Diprediksi Diikuti 5 Calon Ketua
Ekonomi Hijau: Sebuah Resensi Buku
Pelajar Jadi Jurnalis Digital, Siapa Takut!
Tiga Tokoh Dibalik Kelahiran RRI
Kebocoran Data Indonesia Terburuk di Asia

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 21:11 WITA

Pemerintah Ancam Blokir Aplikasi X, Bila Ngeyel Membolehkan Konten Begini!

Sabtu, 16 Maret 2024 - 18:42 WITA

Bisnis Digital Praktis: Cara Cepat Hasilkan Cuan

Senin, 18 Desember 2023 - 22:16 WITA

IJTI NTB Bakal Gelar Musda ke-V, Diprediksi Diikuti 5 Calon Ketua

Sabtu, 11 Februari 2023 - 17:02 WITA

Ekonomi Hijau: Sebuah Resensi Buku

Minggu, 18 September 2022 - 20:51 WITA

Pelajar Jadi Jurnalis Digital, Siapa Takut!

Selasa, 13 September 2022 - 21:07 WITA

Hati-hati Sebarkan Postingan Hacker Bjorka, Netizen Bisa Dipenjara!

Selasa, 13 September 2022 - 13:09 WITA

Tiga Tokoh Dibalik Kelahiran RRI

Minggu, 11 September 2022 - 19:46 WITA

Kebocoran Data Indonesia Terburuk di Asia

Berita Terbaru

SOCIAL & POLITIC

ZulUhel Disebut Pasangan Pemimpin yang Merakyat, Ini Kata Mereka!

Minggu, 9 Jun 2024 - 13:19 WITA

Translate »