Polres Mataram Ungkap Eksploitasi Anak di Cafe Remang-remang

- Pewarta

Selasa, 16 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Razia Cafe Remang-remang di Wilayah Hukum Polresta Mataram. (Foto: Humas Polresta Mataram)

Razia Cafe Remang-remang di Wilayah Hukum Polresta Mataram. (Foto: Humas Polresta Mataram)

MATARAM (ceraken.id)– Razia yang digelar Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Mataram di sejumlah cafe remang-remang di wilayah Kecamatan Sandubaya Kota Mataram Senin (15/04/2024) pukul 00.00 WITA telah mengungkapkan sejumlah pelanggaran serius. Dua perempuan pekerja malam, yang masih di bawah umur, diamankan dalam operasi tersebut.

Tindakan ini dilakukan dalam upaya mencegah tindak pidana pengeksploitasian anak. Dengan mengamankan kedua perempuan tersebut, Sat Reskrim Polresta Mataram menunjukkan komitmen mereka untuk melindungi hak-hak anak dan menghadapi praktik eksploitasi yang merugikan.

Kasat Reskrim Polresta Mataram, Kompol I Made Yogi Purusa Utama SE SIK MH, menekankan bahwa razia ini merupakan bagian dari kegiatan rutin yang ditingkatkan pasca perayaan Idul Fitri. Selain menangkap pekerja cafe di bawah umur, razia tersebut juga menyoroti penjualan minuman keras tanpa izin perdagangan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ratusan minuman keras dari berbagai jenis berhasil diamankan,” ujarnya.

Langkah-langkah tegas akan terus diambil terhadap tempat-tempat hiburan malam yang melanggar peraturan, seperti penutupan sementara bagi tempat yang menjual minuman keras tanpa izin resmi. Hal ini juga merupakan respons terhadap laporan masyarakat terkait maraknya peredaran minuman keras dan penyalahgunaan anak di bawah umur sebagai pekerja malam.

“Selain itu tindakan tegas untuk melakukan razia di tempat -tempat seperti ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait maraknya peredaran Minol / miras serta Perempuan pekerja malam yang masih banyak mempekerjakan anak dibawah umur. Ini tidak boleh kita biarkan,”tegas Kompol Yogi.

Dalam konteks hukum, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polresta Mataram akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap kedua perempuan di bawah umur yang diamankan. Jika terdapat cukup bukti, pihak yang terlibat dalam eksploitasi anak tersebut akan dikenakan sanksi hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Upaya ini menegaskan bahwa pelanggaran terhadap hak-hak anak dan peraturan yang mengatur perdagangan minuman keras tidak akan ditoleransi, dan hukuman akan diberikan sesuai dengan keadilan yang berlaku.***

Berita Terkait

Diduga Tersangkut Uang Proyek, Eks Sekretaris PDIP NTB Terancam Dipolisikan
Ketua dan Anggota LSM di Lombok Tengah Ditetapkan sebagai Tersangka Pengeroyokan Ketua Forum BKD
Belasan Pelajar Terjaring Razia Konsumsi Miras di Mataram
Dirazia, Pria Mabuk Melawan Petugas Polresta Mataram
Kajari Dompu akan Bekali Guru Soal Hukum
Polisi Pakai Drone Bawah Laut Cari Dokter Tenggelam
Peringati Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-60, Kanwil Kemenkumham NTB Gelar Upacara
Polresta Mataram Buka Ruang Pelaporan Kasus Dugaan Korupsi APBDes Mambalan

Berita Terkait

Rabu, 8 Mei 2024 - 12:01 WITA

Diduga Tersangkut Uang Proyek, Eks Sekretaris PDIP NTB Terancam Dipolisikan

Minggu, 5 Mei 2024 - 21:49 WITA

Ketua dan Anggota LSM di Lombok Tengah Ditetapkan sebagai Tersangka Pengeroyokan Ketua Forum BKD

Minggu, 5 Mei 2024 - 12:47 WITA

Belasan Pelajar Terjaring Razia Konsumsi Miras di Mataram

Minggu, 5 Mei 2024 - 12:44 WITA

Dirazia, Pria Mabuk Melawan Petugas Polresta Mataram

Kamis, 2 Mei 2024 - 14:29 WITA

Kajari Dompu akan Bekali Guru Soal Hukum

Senin, 29 April 2024 - 00:40 WITA

Polisi Pakai Drone Bawah Laut Cari Dokter Tenggelam

Sabtu, 27 April 2024 - 18:39 WITA

Peringati Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-60, Kanwil Kemenkumham NTB Gelar Upacara

Kamis, 25 April 2024 - 22:52 WITA

Polresta Mataram Buka Ruang Pelaporan Kasus Dugaan Korupsi APBDes Mambalan

Berita Terbaru

SOCIAL & POLITIC

ZulUhel Disebut Pasangan Pemimpin yang Merakyat, Ini Kata Mereka!

Minggu, 9 Jun 2024 - 13:19 WITA

Translate »