Polresta Mataram Menerima Laporan Penipuan Modus Catut Nama Gubernur NTB

- Pewarta

Rabu, 13 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM ( ceraken.id)– Kepolisian Resor Kota Mataram menerima laporan dugaan tindak pidana penipuan modus pencairan dana hibah bantuan keagamaan untuk rumah ibadah dengan mencatut nama Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Gita Ariadi dan Wali Kota Mataram Mohan Roliskana.

Kepala Satreskrim Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama di Mataram, Rabu, menanggapi adanya laporan tersebut dengan meminta masyarakat untuk waspada terhadap aksi penipuan dengan modus demikian.

“Kami berharap ini diinformasikan lewat media. Banyak ragam modus dalam aksi penipuan, salah satunya ini dengan modus catut nama pejabat, tolong masyarakat untuk hati-hati dan tetap waspada,” kata Yogi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban dari modus penipuan yang datang melapor ke kepolisian ini adalah TGH Multazam, salah seorang pimpinan pondok pesantren di Kota Mataram.

TGH Multazam mengaku awalnya mendapat pesan singkat melalui aplikasi media sosial dari orang yang mengaku sebagai Pj. Gubernur NTB dan Wali Kota Mataram.

Dengan menggunakan foto profil Pj. Gubernur NTB dan Wali Kota Mataram, Multazam tidak mencurigai akan menjadi korban. Apalagi, pelaku mengetahui Multazam mengajukan proposal permohonan bantuan untuk pembangunan pondok pesantren dan musala.

Selanjutnya, pada Minggu (10/3), pelaku melalui profil Pj. Gubernur NTB dan Wali Kota Mataram mengirim bukti transfer bantuan ke rekening pondok pesantren korban. Jumlahnya sekitar Rp55 juta dari gubernur dan dua kali pengiriman dari wali kota dengan jumlah Rp50 juta.

Dengan mengirim bukti transfer, pelaku kemudian meminta korban mengirimkan uang ke dua nomor rekening.

“Jadi, uang yang masuk ke rekening ponpes diminta dibagi dua untuk pembangunan musala dan ponpes,” ujar Multazam.

Karena tidak ada kecurigaan, korban mengirim uang ke dua nomor rekening yang diarahkan pelaku tanpa mengecek lebih dahulu uang kiriman yang masuk ke rekening pondok pesantren miliknya.

“Kebetulan bank tutup sejak Minggu, Senin dan Selasa. Tidak ada M-Banking di rekening ponpes karena itu memang tidak dibolehkan,” ucap dia.

Karena alasan demikian, Multazam mengirim uang ke dua rekening sesuai arahan pelaku dengan meminjam dari rekannya Rp100 juta.

Saat bank kembali buka hari ini, Multazam langsung mengecek uang kiriman pelaku di rekening pondok pesantren. Namun, saldo di rekening tidak bertambah. Bukti transfer dari pelaku itu palsu.

Atas kejadian ini, Multazam datang melapor ke Pemerintah Kota Mataram dan difasilitasi oleh pemerintah untuk melapor ke Polresta Mataram***

Penulis : CR - 04

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita : Antara

Berita Terkait

Pasca Mundurnya HL Budi Suryata, PDIP NTB Fokus Menangkan Kandidat untuk Pilkada Serentak 2024
Musyafirin, Jawara dari Timur yang Sanggup Menopang Kemenangan Papan 1 Pilgub NTB
3 Tokoh Lombok Tengah Digadang Maju Jadi Calon Gubernur NTB di Pilkada 2024
Projo Lombok Tengah Dukung HM Nursiah di Pilkada 2024, Ini 4 Poin Alasannya
PAN Dukung Lalu Iqbal Maju Pilgub NTB 2024
Polres Lombok Tengah Tarik Pasukan dari Perbatasan Desa Ketara-Segala Anyar
Rahardian Soedjono Siap All Out Dukung Pasangan Rumaksi – Amrul Jihadi
Direktur RSUD Provinsi NTB Dokter Jack Siap Maju Pilgub NTB 2024: Saya Punya Potensi

Berita Terkait

Jumat, 19 April 2024 - 00:51 WITA

Pasca Mundurnya HL Budi Suryata, PDIP NTB Fokus Menangkan Kandidat untuk Pilkada Serentak 2024

Selasa, 2 April 2024 - 07:20 WITA

Musyafirin, Jawara dari Timur yang Sanggup Menopang Kemenangan Papan 1 Pilgub NTB

Minggu, 17 Maret 2024 - 21:32 WITA

3 Tokoh Lombok Tengah Digadang Maju Jadi Calon Gubernur NTB di Pilkada 2024

Minggu, 17 Maret 2024 - 13:19 WITA

Projo Lombok Tengah Dukung HM Nursiah di Pilkada 2024, Ini 4 Poin Alasannya

Minggu, 17 Maret 2024 - 00:39 WITA

PAN Dukung Lalu Iqbal Maju Pilgub NTB 2024

Kamis, 14 Maret 2024 - 21:41 WITA

Polres Lombok Tengah Tarik Pasukan dari Perbatasan Desa Ketara-Segala Anyar

Kamis, 14 Maret 2024 - 19:56 WITA

Rahardian Soedjono Siap All Out Dukung Pasangan Rumaksi – Amrul Jihadi

Kamis, 14 Maret 2024 - 13:40 WITA

Direktur RSUD Provinsi NTB Dokter Jack Siap Maju Pilgub NTB 2024: Saya Punya Potensi

Berita Terbaru

SOCIAL & POLITIC

ZulUhel Disebut Pasangan Pemimpin yang Merakyat, Ini Kata Mereka!

Minggu, 9 Jun 2024 - 13:19 WITA

Translate »