Tips Sukses Ujian Psikotes

- Penulis

Sabtu, 18 November 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Halo Psikolog.Saya salah seorang pembaca setia rubrik Solusi Psikologi di mataramradio.com. Saya jadi tertarik konsultasi dan  ingin mendapatkan tips dan kiat praktis sukses psikotest. Saya kebetulan akan seleksi di sebuah perusahan pemerintah atau BUMN. Mudah-mudahan  Pak Psikolog berkenan memberikan solusi. Terimakasih.Salam Eka Lestari –  Denpasar

Terima kasih Mbak Eka Lestasi  telah memberikan apresiasi terhadap rubrik solusi psikologi ini… Baiklah atas apa yang ditanyakan tentang kiat praktis untuk sukses menghadapi psikotes akan saya uraikan sebagai berikut :

Pertama, bahwa setiap orang berbeda antara satu orang dengan yang lainnya, perbedaan itu dapat berupa aspek fisik misalnya tinggi badan, warna kulit, proporsi tubuh, dan daya tahan; perbedaan dari  aspek psikis seperti kemampuan intelektual, kepribadian, sikap, minat dan bakat. Diketahui juga jenis pekerjaan satui dengan lainnya memiliki karakteristik atau persyaratan yang berbeda-beda, misalnya ada yang membutuhkan kemampuan intelektual yang tinggi, sebaliknya ada yang lebih membutuhkan aspek tanggung jawab dari pada  kemampuan intelektual. Di sisi lain ada pekerjaan yang menuntut daya tahan kerja, ketelitian, dan stabilitas kerja;

Kedua, agar memperoleh orang yang sesuai, tepat, dan handal untuk melakukan tugas-tugas  itu  (the right man, in the right job),  maka salah satu upaya yang ditempuh oleh pihakpengguna tenaga kerja adalah melakukan  salah satu seleksi berupa  tahapan pemeriksaan psikologi yang  populernya  disebut dengan “psikotes”;

Ketiga, untuk diketahui bahwa psikotes adalah serangkaian cara yang dirancang untuk mengungkap, mengukur, serta menginterpretasikan perbedaan potensi seseorang secara kejiwaan. Psikotes biasanya terdiri dari serangkaian pemeriksaan dengan alat ukur yang sudah dibakukan, untuk mengungkap secara objektif aspek-aspek psikologis dalam diri seseorang meliputi aspek intelektual, aspek sikap kerja, aspek kepribadian, aspek bakat dan minat, dan aspek manajerial. Langkah ini merupakan usaha untuk mendapatkan gambaran kemampuan atau potensi yang dimiliki calon pekerja termasuk kelebihan (assets) dan keterbatasan (liabilities);

Keempat, untuk berhasil  psikotes bukanlah dengan mengikuti latihan/kursus psikotes, walaupun saat ini banyak contoh—contoh soal psikotes baik dalam bentuk buku, ataupun di web-web internet, jika mau dilihat-lihat silahkan saja, namun saran saya jangan menjadikan pedoman muntak tertutama contoh mengerjakan tes-tes grafis (seperti mengambar orang, rumah, pohon, tes delapan kotak) karena jawabannya tidak ada yang benar atau pasti. Kuncinya adalah “jadilah diri sendiri”.

Adapun beberapa kiat dalam menghadapi psikotes  adalah :

  1. Hilangkan perasaan cemas atau khawatir dalam diri, Yakin dan percaya dirilah terhadap kemampuan diri sendiri;
  2. Kerjakan setiap tugas semampu dan seoptimal mungkin. Jika tidak dapat menjawab semua soal karena waktu habis, tidak perlu berkecil hati atau kecewa;  
  3. Malam menjelang psikotes, istirahatlah dengan cukup sehingga ketika menjalankan psikotes keesokan harinya badan anda fit; dan pastikan ketika mengikuti psikotes anda dalam kondisi sehat;
  4. Bawalah peralatan tulis menulis yang memadai, dengan membawa beberapa cadangannya;
  5. Datang lebih awal dari waktu  yang ditetapkan, misalnya psikotes pada pukul 09.00 Wita, maka sudah ada di lokasi/tempat tesnya 08.30 Wita;
  6. Dengarkan baik-baik setiap petunjuk atau instruksi yang diberikan tester, silahkan bertanya jika benar-benar tidak dipahami, dari pada nanti anda keliru mengerjakannya;
  7. Jangan lupa menulis nama yang jelas pada setiap lembar jawaban, dan gunakan waktu seefektif mungkin (karena psikotes itu ada yang waktunya sangat terbatas misalnya ada yang hanya 15 detik, 30 detik, 5 menit, 7 menit, 15 menit, 30 menit, dan 60 menit)
  8. Tunjukkan sikap yang positif, jangan sampai memberikan komentar tidak penting ketika mengerjakan soal. Seriuslah mengerjakan tanpa harus tegang, santai tetap perlu.

Kelima, Semoga mbak Eka Lestari sukses dalam menghadapi psikotes, namun pesan saya walaupun nanti tidak lolos, bukan berarti gagal, bisa jadi pekerjaan yang diinginkan tersebut tidak sesuai antara spesifikasi pekerjaan dengan karakter psikologi yang  dimiliki. Sekian dan  terima kasih.

Follow WhatsApp Channel ceraken.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak yang Kita Tinggalkan
Belajar dari Tubuh Usai Dioperasi
Waras di Tengah Sakit
Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat: Menulis Masa Depan NTB dari Ruang Redaksi
Lembar Kecil dari Jalan Sunyi
Di Antara Jalan dan Keyakinan
Menjaga Nilai di Tengah Riuh yang Menyesatkan
Persahabatan yang Dirawat, Bukan Ditunggu
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 00:17 WITA

Jejak yang Kita Tinggalkan

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:52 WITA

Belajar dari Tubuh Usai Dioperasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:45 WITA

Waras di Tengah Sakit

Rabu, 15 April 2026 - 21:08 WITA

Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat: Menulis Masa Depan NTB dari Ruang Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026 - 04:20 WITA

Lembar Kecil dari Jalan Sunyi

Gatra Anyar

Rekonstruksi Desa Adat Sade perlu menggunakan pendekatan berbasis masyarakat  (foto: ntbprov.go.id / ceraken.id)

SOSIAL EKONOMI

Membangun Kembali Sade, Menjaga Sade Tetap Menjadi Sade

Sabtu, 29 Agu 2026 - 09:03 WITA

"Mencari Rumah Sembunyi". Sabtu, 12 November 2022 (foto: aks / ceraken.id)

OPINI

Mohammad Hasan Sijaya dan Sastra Sabtu Sore

Kamis, 27 Agu 2026 - 17:31 WITA