Stok Daging Sapi Selama Ramadhan-Lebaran di Lombok Tengah Aman

- Pewarta

Senin, 18 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah M Kamrin

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah M Kamrin

LOMBOK TENGAH (ceraken.id)– Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menyatakan stok daging sapi untuk kebutuhan masyarakat pada bulan Ramadhan maupun Idul Fitri 1445 Hijriah aman.

“Populasi ternak baik sapi, kerbau maupun kambing mencapai 180 ribu ekor,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah M Kamrin di Praya, Senin.

Ia mengatakan Kabupaten Lombok Tengah merupakan daerah yang diperbolehkan menjual ternak ke luar daerah jika ada permintaan, karena populasi ternak cukup banyak atau dinilai berhasil dalam bidang peternakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita boleh menjual ke luar Lombok Tengah, karena populasi ternak cukup tinggi,” katanya.

Menurut dia, pihaknya terus melakukan pengawasan dan pengecekan untuk mencegah penyakit pada ternak, sehingga daging yang dikonsumsi masyarakat dipastikan aman.

“Kami terus melakukan pengawasan dan pengecekan untuk mencegah penyakit pada hewan ternak,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lombok Tengah Raden Roro Sri Mulianingsih Barsyad mengatakan harga daging sapi di pasar saat ini masih stabil, meskipun bulan Ramadhan.

“Harga daging sapi saat ini Rp120 ribu per kilogram dan daging sapi tetelan Rp80 ribu per kilogram,” katanya.***

Sumber Berita : Antara

Berita Terkait

Banyak Manfaat, UMKM Didorong Berinvestasi atau Nabung Saham
Dana Pemerintah Daerah Mengendap di Bank hingga Rp 180,96 Triliun
Provokasi Dompu Berhasil, Bapanas Tindak Lanjuti Penyesuan HAP Jagung
Bulog Ikut Stabilkan Harga Jagung di Bima – Dompu
Jamur Tiram di Lombok Barat Bangun Ekonomi Warga
Ulah Curang Driver Amada Di Duga Penyebab Naiknya Harga Gas
Tenun Lombok Antara Komoditas dan Identitas
Warga Minta Tidak Ada Kenaikan Harga Saat Lebaran Topat

Berita Terkait

Minggu, 28 April 2024 - 15:06 WITA

Banyak Manfaat, UMKM Didorong Berinvestasi atau Nabung Saham

Jumat, 26 April 2024 - 17:38 WITA

Dana Pemerintah Daerah Mengendap di Bank hingga Rp 180,96 Triliun

Kamis, 25 April 2024 - 14:59 WITA

Provokasi Dompu Berhasil, Bapanas Tindak Lanjuti Penyesuan HAP Jagung

Rabu, 24 April 2024 - 19:57 WITA

Bulog Ikut Stabilkan Harga Jagung di Bima – Dompu

Jumat, 19 April 2024 - 17:12 WITA

Jamur Tiram di Lombok Barat Bangun Ekonomi Warga

Selasa, 16 April 2024 - 22:57 WITA

Ulah Curang Driver Amada Di Duga Penyebab Naiknya Harga Gas

Senin, 15 April 2024 - 19:20 WITA

Tenun Lombok Antara Komoditas dan Identitas

Minggu, 14 April 2024 - 23:32 WITA

Warga Minta Tidak Ada Kenaikan Harga Saat Lebaran Topat

Berita Terbaru

SOCIAL & POLITIC

ZulUhel Disebut Pasangan Pemimpin yang Merakyat, Ini Kata Mereka!

Minggu, 9 Jun 2024 - 13:19 WITA

SOSIAL BUDAYA

“Merarik Kodek” Bukan Budaya Sasak Lombok

Selasa, 4 Jun 2024 - 12:49 WITA

Translate »