PD KPPG Kabupaten Lotim Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT Partai Golkar ke  58

- Penulis

Selasa, 11 Oktober 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

CERAKEN.ID- Pengurus Daerah Kesatuan Perempuan Partai Golkar ( KPPG ) Kabupaten Lombok Timur memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT Partai Golkar  Ke 58, Senin 11 Oktober 2022

Hadir dalam kesempatan ini Ketua DPRD NTB Hj Baiq Isvi Rupaeda, Ketua DPD Partai Golkar Lombok Timur H Lalu Hasan Rahman , Ketua PD KPPG Kabupaten Lotim Hj Baiq  Minhal Nuradam serta Sekretaris PD AMPG Kabupaten Lombok Timur Rio Hudri

Dalam kata pengantarnya Ketua PD KPPG Kabupaten Lombok Timur Hj  Baiq Minhal Nuradam  memaparkan bahwa  PD KPPG Lotim selalu memperingati  Hari Besar Islam  ini sebagai bagian dari  menanamkan nilai nilai Islam termasuk  menjaga silaturahmi antar sesama anggota dan keluarga besar Partai Golkar.

” Kita tetap akan peringati semua kegiatan hari besar Islam  termasuk juga kegiatan hari besar nasional ” ucapnya.

Ketua DPRD NTN Hj Baiq Isvie Rupaeda dalam sambutannya  memaparkan  bahwa kegiatan peringati  Maulid Nabi Muhammad SAW harus mampu mengamalkan nilai nilai dalam kehidupan sehari hari, pertama adalah tentang etika  dimana setiap insan harus saling menghormati dan menghargai.

Kedua adalah menanamkan iman dan taqwa, merupakan tambatan hati yang diucapkan dan dilakukan merupakan satu kesatuan. Iman memiliki prinsip dasar segala isi hati, ucapan dan perbuatan sama dalam satu keyakinan, maka orang – orang beriman adalah mereka yang di dalam hatinya, disetiap ucapannya dan segala tindakanya sama, maka orang beriman dapat juga disebut dengan orang yang jujur atau orang yang memiliki prinsip.

Sementara itu Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Lombok Timur H  Lalu Hasan Rahman  menjelaskan bahwa tujuan dari memperingati Maulid Nabi adalah bagian dari repleksi diri sebagai manusia, Nabi Muhammad adalah manusia yang suci tanpa dosa,  dan semua  apa yang  ada pada manusia lainnya sudah ada pada diri dari Nabi Muhammad SAW.

Tidak dihadirkan penceramah dalam kegiatan Maulid Nabi ini lanjut Hasan Rahman lebih bertujuan sebagai ajang silaturahmi ” Silaturahmi ini adalah bagian dari ajang berdakwa secara bilhal, ” tutupnya (007)

Follow WhatsApp Channel ceraken.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya
Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup
Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner
Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional
Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya
Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika
Kinerja Cemerlang Pj Bupati Lobar Tuai Apresiasi Kemendagri, H. Ilham: Ini Hasil Kolaborasi Bersama
Banjir Hantam  Desa Aikmel Barat Lombok Timur. Ternyata ini Penyebabnya!

Berita Terkait

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:24 WITA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:19 WITA

Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:05 WITA

Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner

Sabtu, 15 Februari 2025 - 20:47 WITA

Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional

Sabtu, 15 Februari 2025 - 17:40 WITA

Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya

Gatra Anyar

Rekonstruksi Desa Adat Sade perlu menggunakan pendekatan berbasis masyarakat  (foto: ntbprov.go.id / ceraken.id)

SOSIAL EKONOMI

Membangun Kembali Sade, Menjaga Sade Tetap Menjadi Sade

Sabtu, 29 Agu 2026 - 09:03 WITA

"Mencari Rumah Sembunyi". Sabtu, 12 November 2022 (foto: aks / ceraken.id)

OPINI

Mohammad Hasan Sijaya dan Sastra Sabtu Sore

Kamis, 27 Agu 2026 - 17:31 WITA

Sebuah kemungkinan baru tentang bagaimana musik tradisi NTB dapat bergerak (foto: aks / ceraken.id)

MUSIK

Menata Pengawak Angin, Mencari Arah Musik Futuristik NTB

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:01 WITA