Hari-hari Mati
Jumat melesat,
Sabtu tak kunjung tiba.
sedang kau menunda, pekerjaan mendesak.
hanya untuk merusak
perasaan bermakna. memungut sia-sia.
di antara bayang-bayang hari esok,
kau berenang pada kemalasan.
maslahat di atas bantal?
mimpi-mimpi abstrak kala terjaga.
kenapa ada orang mengaku cahaya?
sedang kau menyulang gelap.
berulang-ulang.
hingga genap.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kubang Raya, 17 April 2026
Muhammad Asqalani eNeSTe, kelahiran Paringgonan, 25 Mei 1988. Alumnus Pendidikan Bahasa Inggris-Universitas Islam Riau. Menulis puisi sejak 2006. Mengikuti Residensi Seniman Riau 2023 & 2024. Salah satu Emerging di Balige Writers Festival 2023. Buku puisinya “abu bakaran ladang” akan terbit 2026 ini.


























































