Berugak Elen
Nikmati kidung cinta sepasang burung kenari
Seperti hati berbunga, menunggu pujaan hati
Bersua bersama, duduk bersila
Berugak elen berdiri kuat, empat tiang kayu jati
Atap ree sejukkan jiwa, terik tiada terasa
Janji setia terucap, arungi bahtera
Tangan terpaut, mantapkan diri
Kemean satu kata satu hati
Tepat janji hingga nanti
Tak peduli gelombang, kerikil cadas bukan penghalang
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mataram, 9 April 2026
Sesal Terlambat
Hujan kala itu mengusik, tak mampu tutupi tetes kristal
Hati resah sepanjang jalan Gajah Mada
Radar tak perpihak, kiranya salah kira
Sang surya terbenam tanpa pamit
Ulek semendak, abai permintaan kecil saat pekerjaan tak kunjung usai
Janji terucap esok pasti tepati
Satu kata lewat tiada kendali, napas berat laksana diremas tangan raksasa
Raga tersungkur, bersimpuh, sesal grogoti
Ibu, kepergianmu hentikan roda hidup sesaat
Tiada sangka, kata pulang pesan terakhir
Sesal terlambat hantam diri
Hingga kini belum terobati
Dermaga terasa sunyi, tak terdengar melodi saat subuh
Dipan coklat rapi tertata, bayang masih terlihat
Jika boleh kupinta, maafkan
Mataram, 15 Februari 2026
Ulek: pulang
Semendak: sebentar
Hajriah RE, perempuan berdarah Sasak (Lombok) bernama lengkap Hajriah, S.E. kelahiran 1974 adalah guru ekonomi di SMAN 8 Mataram. Karya pertamanya Antologi Cerpen “Cinderela Tanpa Batas Waktu”. Saat ini bergabung dalam Competer Indonesia, Olimpus Publisher dan Symprerifora Publisher serta belajar bersama Asqa Imagination School (AIS). Prestasi yang pernah diraih 25 besar Lomba Cipta Puisi Masa Kecil AIS, juara harapan 3 Asqa Book Awards (ABA) XXIII, 10 besar ABA XXIV dan juara harapan 1 Anugerah COMPETER Indonesia 2025, juara harapan 2 Asqa Book Awards (ABA) XXV dan juara 3 Anugerah COMPETER Indonesia 2026.
Motonya: Belajar Tanpa Batas Waktu
Silahkan mampir IG hajriahr_ atau di FB Hajriah SE.


























































